Akurat Logo

JK-Imin Singgung Koalisi, Ganjar-Mahfud Belum Terpancing

Roni Anggara | 11 Januari 2024, 18:34 WIB
JK-Imin Singgung Koalisi, Ganjar-Mahfud Belum Terpancing

AKURAT.CO Ganjar-Mahfud belum mau terpengaruh dari wacana koalisi yang dilontarkan Jusuf Kalla (JK) dan Ketum PKB yang juga cawapres nomor urut 1, Muhaimin Iskandar (Imin). Tim dari paslon capres-cawapres nomor urut 2 memilih fokus memenangkan Ganjar-Mahfud, dibanding membicarakan strategi selepas 14 Februari 2024.

Jubir TPN Ganjar-Mahfud, Achmad Baidowi alias Awiek menyebutkan, Pilpres 2024, berdasarkan data dan hasil monitoring yang dilakukan banyak lembaga bakal berlangsung dua putaran. Sedangkan wacana untuk membangun koalisi antara nomor 1 dengan nomor 3 hingga kini belum menjadi topik serius di internal.

"Soal dua putaran nanti peluang koalisi, bisa saja terjadi, tetapi hari ini kita fokus dulu untuk memenangkan pemilih pada 14 Februari mendatang," kata Awiek, di Jakarta, Kamis (11/1/2024).

Baca Juga: JK-Imin Serukan Koalisi, Anies-PDIP Semakin Mesra

Wapres ke-10 dan ke-12 RI, JK, meyakini Pilpres 2024 bakal berlangsung dua putaran, dan terbuka kans paslon dari nomor urut 1 dan 3 bakal berkualisi untuk memenangkan Pilpres 2024. Namun JK belum bisa memprediksi siapa yang tembus putaran kedua nantinya.

Sekalipun meyakini pilpres bakal berlangsung dua putaran, JK tak punya prediksi paslon mana yang bakal berkompetisi pada leg kedua. Namun dia meyakini kalau koalisi baru nantinya terbentuk, konstelasi bisa berubah, bahkan bisa memenangi pilpres.

“Biasanya yang selalu bersatu itu partai yang urutan dua dan tiga. Biasanya mereka bikin koalisi baru,” ujar JK.

Baca Juga: Oposisi Berebut Masuk Putaran Kedua, Siapa Lawan Prabowo-Gibran?

Pernyataan yang sama juga disampaikan Muhaimin alias Cak Imin. Wakil Ketua DPR menilai terbuka kemungkinan PKB-PDIP bakal menyatu karena memiliki kedekatan khusus dengan Megawati Soekarnoputri.

“Karena Bu Mega itu seperti orang tua sendiri. Saya sering dapat masukan, kritikan, bahkan dimarahi juga,” ujarnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.