Akurat

Intip Sederet Alutsista yang Pernah Dibeli Prabowo Saat Jadi Menteri Pertahanan

Shalli Syartiqa | 8 Januari 2024, 14:31 WIB
Intip Sederet Alutsista yang Pernah Dibeli Prabowo Saat Jadi Menteri Pertahanan

AKURAT.CO Dalam debat ketiga Capres 2024, salah satu perhatian tertuju pada alat utama sistem pertahanan (alutsista) bekas.

Debat capres ini membahas tema seputar Pertahanan, Keamanan, Hubungan Internasional, Globalisasi, Geopolitik, dan Politik Luar Negeri.

Pengadaan alutsista bekas menjadi fokus perhatian, terutama setelah Capres Anies Baswedan menyampaikan pandangannya bahwa penarikan utang seharusnya digunakan untuk kegiatan produktif daripada untuk membeli alutsista bekas dalam sistem pertahanan.

Selain itu, Anies mengemukakan bahwa rasio utang sebaiknya tidak melebihi 30 persen dari produk domestik bruto (PDB) Indonesia agar tetap dalam batas aman.

Menurutnya, pengelolaan utang perlu diatur dengan baik dan dapat meningkatkan PDB.

Tidak tinggal diam, Prabowo menanggapi dengan menyatakan bahwa Anies Baswedan kurang memahami isu pertahanan.

"Terkait barang bekas, Pak Anies ini tidak memahami masalah pertahanan. Saya ajak Bapak Anies berdiskusi, pernyataan mengenai barang bekas itu menyesatkan rakyat. Dalam konteks pertahanan di mana saja, hampir 50 persen dari peralatan adalah bekas, tetapi masih dalam kondisi yang baik," ujar Prabowo.

Pernyataan Prabowo ini sebagai tanggapan terhadap komentar Anies Baswedan yang menyatakan bahwa anggaran Kementerian Pertahanan saat ini banyak digunakan untuk membeli alat utama sistem persenjataan (alutsista) bekas dari negara lain.

Selama menjabat sebagai Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto telah menandatangani sejumlah kontrak untuk pengadaan alat utama sistem senjata (alutsista) di dalam negeri.

Tetapi, tidak semua alutsista yang diperoleh oleh Prabowo selama menjabat adalah barang bekas.

Alutsista yang dibeli Prabowo Subianto

Inilah beberapa catatan mengenai peralatan militer yang diperoleh oleh Prabowo Subianto selama menjabat sebagai Menteri Pertahanan antara tahun 2021 hingga 2023, baik yang baru maupun bekas.

Berikut adalah daftar alat utama sistem senjata (alutsista), jumlah unit, dan tahun pengadaan:

1. Fregat Kelas FREMM: 6 unit, tahun 2021
2. Fregat Maestrale: 2 unit, tahun 2021
3. Pesawat Airbus A4000M: 2 unit, tahun 2021
4. Dassault Rafale: 42 unit, tahun 2022
5. Kapal Selam Scorpene: 2 unit, tahun 2022
6. Pesawat Tempur Mirage 2000-5: 12 unit, tahun 2023
7. Pesawat F-15EX: 24 unit, tahun 2023
8. Helikopter Angkut Berat H225M: 8 unit, tahun 2023
9. Radar Militer: 13 unit, tahun 2023

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.