AKURAT.CO KPU menambah sub tema debat ketiga Pilpres 2024 yang bakal berlangsung di Istora Senayan, Minggu (7/1/2024). Tema pertahanan, keamanan, geopolitik dan hubungan internasional diperluas menjadi enam subtema.
Komisioner KPU, August Mellaz menyebutkan, pertahanan dan keamanan tetap menjadi tema tersendiri. Namun ada subtema lainnya yang dirasa perlu untuk dibahas masing-masing capres.
"Kemarin kan posisinya empat tema, nah pertahanan dan keamanan tetap jadi tema tersendiri. Kemudian, hubungan internasional kami expand dengan globalisasi. Kemudian, geopolitik sebagai isu tersendiri itu kami expand dengan politik luar negeri," kata Mellaz, di Kantor KPU, Jakarta, Kamis (4/1/2024).
Baca Juga: KPU Tunjuk 11 Panelis untuk Debat Ketiga
Enam sub tema ini, lanjut dia, bakal menjadi acuan 11 panelis untuk merumuskan pertanyaan kepada masing-masing capres.
“Kami alurnya enam pertanyaan biar enggak mengubah alur. Jadi, format alur debat segmen debat pembagiannya sama persis,” kata dia.
"Jadi, ada enam subtema yang nanti dibahas dalam debat ketiga pada tanggal 7 Januari," lanjutnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 3KPK Tegaskan Tak Sita atau Terima Pengembalian Rp40 Juta dari PCNU Terkait Muktamar NU
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Prediksi Skor Roma vs Cagliari 28 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan Menang
- 6Kalender Jawa 27 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pahing Dikenal Cerdas dan Banyak Akal
- 7Materi Matematika TKA SMA 2026, Cek Kisi-Kisi dan Contoh Soal Terbaru
- 8Prediksi Sassuolo vs Lazio 28 Oktober 2026: Jay Idzes Absen, Biancocelesti Diunggulkan
- 9KPK Ingatkan Nusron Wahid untuk Kooperatif dan Berharap Dukungan Penuh Pemerintah
- 10Geledah Kantor Pusat Djarum, KPK Dalami Penyimpangan Penerimaan Cukai Rokok








