Jokowi Tak Mau Disebut Buntuti Ganjar Pranowo Kampanye

AKURAT.CO Presiden Jokowi menolak agenda kunjungan kerja (kunker) yang dilakukan ke Papua dan NTT dianggap membuntuti kampanye capres nomor urut 2, Ganjar Pranowo. Jokowi menganggap kebetulan saja kunker baru dilakukan tak lama setelah kunjungan Ganjar ke dua wilayah di timur Indonesia itu.
Kepala Negara juga mengungkapkan kunker yang dilakukan memenuhi undangan, yang sudah mengantre sejak jauh-jauh hari. Tidak diputuskan secara singkat lalu pergi melakukan serangkaian agenda.
“Endak seperti itu. Jadwal untuk kunjungan presiden itu sudah dirancang tiga bulan sebelumnya dan pasti ada tujuannya,” kata Jokowi, di Jakarta, Kamis (7/12/2023).
Baca Juga: Istana Tepis Jokowi Buntuti Ganjar Pranowo Kampanye
Kunker Jokowi ke Papua dan NTT hanya selisih tak lebih dari tiga hari selepas Ganjar datang kampanye. Jokowi ke Sorong, Papua Selatan pada 22 November 2023 atau dua hari selepas Ganjar datang.
Sedangkan ke Kupang, NTT, Jokowi datang pada 5 Desember 2023 atau tiga hari setelah Ganjar kampanye.
Jokowi menyenut kunjungannya ke Kupang untuk meresmikan RS Ben Mboi yang didirikan dengan anggaran mencapai Rp420 miliar. Pihak kementerian sudah meminta jadwal Jokowi untuk meresmikan sejak tiga bulan yang lalu.
Baca Juga: Jokowi Belum Terpikir Polisikan Agus Rahardjo
"Biasanya dari kementerian sudah antre lama tiga bulan sebelumnya," ujarnya.
Jokowi menyinggung lagi, agenda peresmian Gereja Kristus Raja Katedral Kupang, juga telah diminta jauh-jauh hari.
"Bukan sehari dua hari lalu berangkat, tetapi sudah terencana jauh-jauh hari sebelumnya,” ujar dia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK







