Nusron Nasehati Cak Imin, Jadi Calon Pemimpin Jangan Sombong

AKURAT.CO Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo - Gibran, Nusron Wahid menasehati cawapres pasangan nomor urut 1, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin. Nusron meminta Imin jangan jumawa dalam menyikapi kontestasi Pilpres 2024.
Nusron menilai, pernyataan Imin yang menyebut Indonesia terancam bahaya apabila pasangan nomor urut 1, Anies-Imin (Amin) kalah pilpres, merupakan bentuk kesombongan.
“Masya Allah, jangan Sombong. Menurut Imam Gazali, menggantungkan baik buruknya manusia, hancur atau kokohnya manusia karena keakuannya, merupakan tindakan yang pongah dan kesombongan di hadapan Allah SWT," kata Nusron Wahid, kepada wartawan, di Jakarta, Kamis (30/11/2023).
Dia menilai Imin tidak memberi contoh kepemimpinan yang baik. Sebab tidak menebar optimisme kepada publik, tetapi narasi yang menyesatkan.
"Seharusnya pemimpin itu optimis ya, mengajak untuk membangun bersama Indonesia yang kita cintai. Bukan malah seperti itu," kata politisi Golkar.
Lebih lanjut, Nusron menyinggung, sifat sombong harus dihindari oleh calon pemimpin. Apalagi yang menyandang status capres-cawapres.
Baca Juga: Nusron: Prabowo Bukan Orang Asing Bagi NU, Sejak 28 Tahun Lalu Jadi Dewan Kehormatan GP Ansor
Nusron menyebut, capres-cawapres merupakan putra terbaik bangsa, atau orang-orang pilihan. Artinya, siapapun yang menang merupakan pilihan yang terbaik.
“Langit yang ditugaskan untuk menjaga kedamaian dan menjaga jagat dari kehancuran. Semoga Allah meridhoi, dan semoga kita semua, pemimpin dan Rakyat Indonesia dijauhkan dari kesombongan,” tuturnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK






