AKURAT.CO PPP meminta aparat menertibkan baliho partai yang mendukung pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Amin) di Seleman, Yogyakarta. PPP merasa pemasangan baliho tidak dilakukan oleh kader.
Ketua DPP PPP Achmad Baidowi mengingatkan adanya ancaman pidana bagi pihak yang menyalahgunakan atribut partai. Dirinya menegaskan PPP tetap mendukung duet Ganjar-Mahfud bersama PDIP, Hanura dan Perindo.
"Kami minta aparat penegak hukum khususnya Bawaslu untuk menertibkan karena itu bukan ranah kami, dan itu bukan PPP kami,” kata sosok yang akrab disapa Awiek, ketika meghadiri acara pembekalan caleg PPP, di Jakarta, Sabtu (11/11/2023).
Baca Juga: Anwar Usman Merasa Difitnah, PPP: Harusnya Bersyukur
Dirinya menegaskan PPP fokus memenangkan pasangan Ganjar-Mahfud. Para kader juga fokus melakukan agenda pemenangan. Apalagi aspirasi akar rumput dominan mendukung Ganjar-Mahfud.
“Kami yakin PPP nanti ketika pemilu lebih banyak yang memilih Pak Ganjar dan itu terbukti ketika kami turun ke bawah, dan apalagi kalau wakil presidennya adalah Pak Mahfud Md,” kata dia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 6Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat








