Ganjar Pranowo Bertemu Menteri Basuki Bicara Soal Politik Infrastruktur

AKURAT.CO - Calon Presiden (Capres) Ganjar Pranowo bertemu dengan Menteri Perumahan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono yang menjadi sorotan di media sosial.
Ganjar Pranowo menyatakan bahwa dia telah banyak belajar mengenai bidang politik infrastruktur dari diskusinya dengan Menteri Basuki Hadimuljono.
Ganjar menggambarkan bahwa pertemuan tersebut juga sebagai kesempatan bagi dua teman lama yang juga pernah belajar di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta untuk bertemu kembali.
"Obrolan antara dua anggota Kagama (Keluarga Alumni UGM), ya saya temenan sama beliau, saya bertanya banyak hal soal politik infrastruktur. Saya ngaji sama beliau," ujar Ganjar saat berbicara di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (30/10/2023).
Ganjar menggambarkan pertemuannya dengan Basuki melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Sabtu (28/10/2023). Dalam unggahan tersebut, terdapat dua foto yang menampilkan momen kebersamaan antara Ganjar dan Basuki.
Baca Juga: PPP: Terima Kenyataan, Jokowi Tak Dukung Ganjar-Mahfud
Dalam foto-foto tersebut, terlihat Basuki Hadimuljono terlihat sedih, sementara Ganjar terlihat gembira. Bahkan, Ia menyinggung bahwa Basuki bahkan menitikkan air mata saat mereka berpelukan.
"Saya terkejut juga, karena saat saya memeluknya, dia meneteskan air mata dan memeluk saya dengan erat," ungkap Ganjar.
Kemudian, Ganjar berupaya menenangkan Basuki dengan menjelaskan bahwa maksud dari pertemuan mereka adalah untuk berkonsultasi mengenai masalah-masalah infrastruktur.
"Aku bilang ke dia, 'Tenang saja, saya cuma ingin berkonsultasi soal infrastruktur', namun kita bersahabat lama," ungkap mantan gubernur Jawa Tengah tersebut.
Ganjar mengaku tidak yakin mengapa Basuki terlihat sedih ketika mereka bertemu, dan dengan sedikit humor menyatakan bahwa mungkin Basuki merindukannya.
Baca Juga: Bobby Bingung Pilih Ganjar Atau Prabowo, Puan: Segalau Apa?
Sementara itu, Septian Raharjo seorang pegiat media sosial membeberkan cerita dari pertemuan kedua sahabat tersebut.
Dalam foto tersebut, Gus Raharjo mengatakan berdasarkan cerita dari temannya yang ikut dalam pertemuan itu, melihat menteri yang akrab disapa Pak Bas menangis saat bercerita kepada Ganjar.
Meski demikian, dalam keterangan tersebut tidak dijelaskan kenapa Ganjar menangis.
"Dapet cerita dari temen yang ikut pertemuan itu, Pak Bas sampai nangis menceritakan apa yang terjadi sekarang ini. Beliau gak nyangka apa yang ditakutkan beneran terjadi," tulis @gus_raharjo.
Melihat unggahan foto Ganjar Pranowo dan Menteri Basuki, para warganet juga tidak ketinggalan untuk memberikan tanggapannya.
"Pak Bas walaupun foto ini tidak dapat berbicar tapi menunjukkan arti yang sangat dalam," tulis salah seorang warganet.
"Tetap semangat Pak Bas, mari tetap mendukung dan mempejuangkan kebenaran," komentar warganet.
"Sedih karena ada yg tak beres di pemerintahan atau sedih karena kontitusi negara dipermainkan?" ujar warganet.
Baca Juga: Ganjar: Berkat Penugasan Partai Saya Bisa Hadirkan Kebijakan untuk Rakyat
Basuki Hadimuljono sendiri adalah seseorang yang dikenal sekarang sebagai Menteri PUPR. Basuki sendiri hampir 31 tahun mengabdi di Instansi Pekerjaan Umum (PU).
Dia terkenal sebagai seseorang yang bekerja di lapangan dan sangat menguasai bidangnya.
Kepiawaiannya dalam pekerjaan lapangan membuat kariernya di Kementerian Pekerjaan Umum (PU) berakhir sukses. Basuki adalah salah satu menteri dalam kabinet Joko Widodo yang berasal dari kalangan birokrat.
Di luar tugasnya di Kementerian Pekerjaan Umum, pada masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Basuki juga dipercaya untuk terlibat dalam tim penanggulangan lumpur Lapindo di Porong, Sidoarjo, Jawa Timur, program Rehabilitasi Pasca Tsunami Aceh, menangani Kerawanan Pangan di Yahukimo, Papua, serta mengatasi kerusakan jalan tol Purbaleunyi di Bandung, Jawa Barat.
Berbagai tugas lapangan diberikan kepadanya dan dijalani dengan kompetensi yang sangat baik. Keterampilannya di lapangan menjadikan Basuki dikenal sebagai seseorang yang terlibat langsung dalam pekerjaannya, bukan sekadar orang di belakang meja.
Setelah pensiun dari PNS, setelah lebih dari 31 tahun pengabdiannya, Basuki diminta oleh presiden terpilih Joko Widodo untuk menjabat sebagai Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat RI dalam Kabinet Kerja 2014-2019. Ia menjadi orang pertama yang mengepalai kementerian baru yang sebelumnya dikenal sebagai Menteri Pekerjaan Umum.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Digempur Bertubi-tubi oleh Iran dan Kehabisan Amunisi, Tentara AS Tinggalkan Camp Buehring di Kuwait
- 2Setelah Timnas Indonesia yang Semakin 'Belanda' Juara, Masih Pantaskah Mempersoalkan Naturalisasi?
- 3Jadwal Persib Hari Ini vs Port FC, Cek Jam Tayang dan Live Streaming
- 4Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 5Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 6Bertarung di Korea Selatan Hingga Thailand, Klub Indonesia Tunjukkan Daya Saing di Asia
- 7John Herdman Terkejut dengan Standar Ekspektasi, Sebut Suporter Berharap Timnas Indonesia seperti Brasil
- 8Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 9Pertemuan Prabowo dan El-Sisi Hasilkan Empat Kesepakatan Kerja Sama, Mulai Statistik hingga Kelautan
- 10Indonesia dan Mesir Tegaskan Solusi Dua Negara Kunci Perdamaian Palestina





