Genggaman 'Bunga Mawar' Di Tangan Kaesang Adalah Upaya PSI Merampas Suara Relawan Jokowi Dari PDIP

AKURAT.CO Putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi menyandang jabatan Ketua Umum (Ketum) Partai Solidaritas Indonesia alias PSI menggantikan Giring Ganesha.
Terpilihnya Kaesang Pangarep sebagai Ketum PSI menyiratkan sebuah sinyal kepentingan politik di lingkaran keluarga Presiden Jokowi. PSI dinilai akan menganggu kedigdayaan PDI Perjuangan yang merengkuh kekuasaan selama 10 tahun terakhir.
Pengamat Politik Ujang Komarudin mengatakan, dengan terpilihnya Kaesang Pangarep sebagai Ketum PSI, ceruk suara pendukung dan relawan Jokowi akan beralih ke partai berlogo bunga mawar tersebut.
Baca Juga: Kaesang Jauh Dari Bursa Cawapres Prabowo
"Memang targetnya ketika Kaesang Pangarep menjadi Ketua Umum PSI untuk mengambil ceruk suara dari pendukung dan relawan Jokowi. Kedua untuk mengambil suara-suara dari PDIP," kata Ujang kepada Akurat.co, Kamis (28/9/2023).
Strategi itu, lanjut dia, merupakan cara ampuh untuk membawa PSI melenggang ke parlemen Senayan. Melalui tagline partai anak muda, PSI dinilai mampu menggerus kantong suara PDI Perjuangan sebagai partai nasionalis.
"Pemilu 2019 suara PDIP itu berkurang karena digerogoti, diambil oleh PSI. Jadi paling tidak saya lihat ada dua suara yang bisa diambil PSI. Jadi keberadaan Kaesang Pangarep itu untuk mengambil dukungan Jokowi dan disaat yang sama juga akan menggembosi PDIP," ujarnya.
Baca Juga: Profil Kaesang Pangarep, Ketum PSI Terbaru
Lebih lanjut, Ujang menuturkan bergabungnya Kaesang ke PSI dan menjabat sebagai Ketum akan memperkokoh keberadaan PSI sebagai salah satu partai politik peserta Pemilu serentak 2024.
Bahkan, lanjut dia, PSI akan semakin moncer bersama Kaesang karena akan mendapat dukungan dari lingkaran penguasa.
"Karena dalam politik di Indonesia sudah umum pihak yang berkuasa akan membesarkan partainya melalui banyak instrumen. Jadi saya melihatnya ketika nanti elektabilitas dan suara PSI naik itu ada operasi dan skema intervensi kekuasaan," pungkasnya.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 2Amanda Rigby Umur Berapa? Ini Profil, Pendidikan dan Kariernya
- 3ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 4Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 5Persija Terpaksa Jamu Java United di Bali, Terancam Pengurangan Poin Jika 4 Kali Musafir
- 6Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 7Kenapa Thailand Ingin Berantas Ikan Nila Hitam? Ini 5 Alasannya
- 8Prediksi Skor Sunderland vs AZ Alkmaar 17 September 2026: The Black Cats Bisa Tahan Tim Belanda?
- 9Prabowo Pimpin Sidang DEN di Istana, Instruksikan Persiapan E50 untuk Perkuat Kemandirian Energi
- 10Terungkap di Sidang Korupsi Kuota Haji: Anak Buah Bos Maktour Setor USD10 Ribu ke Pejabat Kemenag







