AKURAT.CO Nama Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep, dinilai jauh dari bursa bakal cawapres untuk Prabowo Subianto.
Menurut pengamat komunikasi politik dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Nyarwi Ahmad, belum ada tanda-tanda Kaesang bisa menaikkan elektabilitas Prabowo.
"Kalau sampai hari ini saya kira belum ada tanda-tanda kemampuan Kaesang bisa menaikkan elektabilitas Prabowo dan memilih dia sebagai cawapres. Terlalu jauh ya untuk saya untuk Kaesang kalau tiba-tiba masuk dalam bursa cawapres," jelasnya saat dihubungi Akurat.co, Rabu (27/9/2023).
Baca Juga: Profil Kaesang Pangarep, Ketum PSI Terbaru
Nyarwi menyebut banyak aspek yang belum dimiliki Kaesang untuk bisa menjadi seorang calon wapres.
"Kaesang sendiri kan umurnya belum 35 tahun. Dalam dunia politik, baik di eksekutif maupun legislatif, bukan menjadi ketua umum partai tetapi harus punya pengalaman, misalnya menjadi gubernur, kepala daerah," tuturnya.
Kendati demikian, dengan jumlah pengikut di media sosial serta embel-embel anak presiden mungkin Kaesang bisa dimanfaatkan untuk kepentingan pemilu.
"Mau Kaesang itu banyak follower-nya kemudian dia juga anak presiden. Ya itu tentu menarik bagi politisi yang ingin memanfaatkan dia, baik sebagai pendukung atau sebagai pasangan. Dari beberapa hal itu belum mengindikasikan seberapa tinggi elektabilitas Kaesang," jelas Nyarwi.
Baca Juga: Pidato Perdana Kaesang Di PSI Banyak Cengengesan
Sebelumnya banyak kontra dari masyarakat saat Kaesang didapuk menjadi ketum PSI. Apalagi jika ia tiba-tiba menjadi bakal cawapres.
Nyarwi menilai itu akan sangat berseberangan dengan tradisi politik di Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 2Prediksi Skor Shakhtar vs Sporting CP 4 November 2026: Sama-Sama Incar Kebangkitan
- 3Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 4Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 5Prediksi Skor LASK Linz vs Slovan Bratislava 4 November 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 6Prediksi Pertandingan Galatasaray vs Stuttgart 4 November 2026: Skor, Starting XI, dan Jadwal
- 7Prediksi Skor Atletico Madrid vs Bayern Munchen 4 November 2026: Los Rojiblancos Diunggulkan
- 8Kisi-Kisi Bahasa Inggris TKA SMA 2026 Lengkap dengan Contoh Soal
- 9Pemerintah Tegaskan Perekonomian Indonesia Masih Positif Jelang Akhir Tahun
- 10Ketua KPK Ingatkan Nusron Wahid Penuhi Panggilan Penyidik Tanpa Harus Dijemput Paksa








