Dituduh Terima Uang Rp200 Miliar, Ketum PRABU: Itu Hoaks!

AKURAT.CO Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Dedi Sitorus menuduh Ketua PRABU, Arvindo Noviar mendapatkan uang Rp200 miliar dari Kementerian Pertahanan (Kemenhan).
Hal ini diucapkan Dedi melalui video berdurasi 15 detik yang menyinggung relawan PRABU karena mendukung Prabowo di Pilpres 2024.
Menyikapi video dari politisi PDIP tersebut, Arvindo menepis isu bahwa dia dan Budiman Sudjatmiko mendapat uang untuk mendukung Prabowo Subianto sebagai calon presiden.
"Saya, Arvindo Noviar selaku Ketua Umum Prabu (Prabowo Budiman Bersatu) sangat menyayangkan sikap Bung Dedi Sitorus selaku anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan yang melontarkan hoax bernada penggiringan opini," tegas Arvindo, dikutip Rabu (23/8/2023).
"Dalam video yang beredar tersebut Bung Dedi Sitorus melempar hoax bahwa saya mendapatkan proyek sebesar Rp200 Miliar dari Kemenhan," tambahnya.
Arvindo menegaskan bahwa ucapan Dedi Sitorus adalah hoaks yang diada-adakan.
Ia bahkan mencurigai bahwa fitnah tersebut sengaja disebarkan oleh "buzzer" yang berafiliasi pada salah satu capres.
"Saya menengarai hoax itu memang sengaja diciptakan dan diorkestrasikan. Karena video berisi pernyataan-pernyataan hoaks itu disebarkan secara masif oleh buzzer-buzzer yang terafiliasi dengan salah satu capres," paparnya.
Diketahui sebelumnya, beredar sebuah video yang menampilkan Dedi Sitorus, politisi partai PDIP mengatakan bahwa relawan PRABU disokong uang milyaran rupiah berkat dukungan kubu Budiman pada Prabowo.
"Katanya ketua PRABU itu dapat proyek dari Kemenhan Rp200 miliar. Betul engga itu?" Kata Dedi.
Sebagai tanggapan, Arvindo meminta para pendukung Prabowo dan Budiman yang tergabung dalam PRABU fokus untuk bekerja dan tak termakan oleh hoaks.
"Kita fokus saja menjadi agen persatuan nasional dan ujung tombak pemenangan Prabowo Subianto dalam pilpres 2024. Saya yakin kita semua para pendukung Prabowo Subianto adalah para ksatria yang tidak akan menggunakan cara-cara yang sama dengan yang dilakukan oleh Bung Dedi Sitorus dan kelompoknya," pungkasnya.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 2Persija Banding Sanksi Komdis PSSI, 2 Larangan Laga Kandang Jadi Sorotan
- 3Prediksi Skor Brentford vs Chelsea 19 September 2026: Duel Ketat, Apakah Akan Berakhir Imbang?
- 4Kalender Jawa 19 September 2026: Watak Weton Sabtu Wage, Setia dan Berpendirian Kuat
- 5FIFA ASEAN Cup: PSSI Rilis 23 Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Beckham Putra Absen
- 6Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 7Prediksi Skor Juventus vs NEC Nijmegen 18 September 2026: Siapa yang Akan Menang?
- 8Prediksi Skor Roma vs Inter 19 September 2026: Duel Dua Tim Sempurna di Olimpico
- 9Geledah Rumah Lampri, KPK Sita Bukti Dugaan Aliran Uang
- 10Presiden Prabowo: Saya Tidak Ingin Ada Orang Lapar di Indonesia








