Akurat Logo

Gerindra Rayu Demokrat Gabung KKIR

| 20 Juli 2023, 19:09 WIB
Gerindra Rayu Demokrat Gabung KKIR

AKURAT.CO Partai Gerindra merayu Partai Demokrat untuk bergabung dengan Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) mendukung Prabowo Subianto di Pilpres 2024.

Rayuan disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) partai berlambang burung garuda, Ahmad Muzani melalui sebuah pantun. 

"Pergi ke pasar membeli alpukat, membelinya di pasar terapung, Pak Prabowo makin tambah kuat jika Partai Demokrat tambah bergabung," ucap Muzani saat konferensi pers usai melakukan pertemuan di Kantor DPP Demokrat, Jalan  Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (20/7/2023).

Pantun Muzani membuat gelak tawa hadirin. Acara dihadiri elite kedua partai. Selain Muzani, dari Gerindra di antaranya hadir Andre Rosiade. Sedangkan dari Partai Demokrat ada Sekjen Teuku Riefky Harsya hingga Ketua Dewan Kehormatan, Hinca Panjaitan 

Namun, Teuku menekankan bahwa pertemuan dengan Partai Gerindra hanya sebatas silaturahim kebangsaan. Dia mengatakan dalam pertemuannya tidak membahas soal Pilpres.

Sebab, kedua partai sama-sama memiliki koalisi yang sudah ditandatangani dengan piagam kerjasama. Gerindra sendiri dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di KKIR.

Sedangkan, Demokrat tergabung dalam Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) bersama Partai Nasdem dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang mengusung Anies Baswedan sebagai calon.

"Terkait Pilpres saling menjaga etika politik, saling memahami saat ini kami berada koalisi perubahan dan Gerindra bersama PKB," ujarnya.

Lebih lanjut, Teuku Riefky menyampaikan partainya bersama Gerindra memiliki pandangan yang sama dalam hal menjaga stabilitas politik menjelang Pemilu 2024 mendatang.

Dia mengatakan, Gerindra dan Demokrat sama-sama memiliki harapan agar pesta demokrasi yang digelar lima tahun sekali itu dilakukan secara jujur dan adil atau jurdil.

"Tentu dalam menjaga demokrasi, kesetabilan politik di Pemilu nanti, Demokrat dan Gerindra sama-sama berkomitmen berjalan dengan baik, damai dan demokratis," tuturnya.[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.