AKURAT.CO Kritikus Faizal Assegaf menilai rezim pemerintahan Jokowi bebas bertindak semaunya karena elemen bangsa terpecah-pecah. Bukan karena petugas partai kuat, tapi tokoh kritis belum bersatu untuk menentukan sikap tegas.
"Itu fakta yang terjadi. Namun dalam beberapa hari ini, secara natural berbagai tokoh kritis dan elemen pro perubahan mulai terkonsolidasi," ujar Faizal di Jakarta, Rabu (14/6/2023).
Menurut aktivis 98 ini, suara kemarahan rakyat makin agresif mendesak pemakzulan presiden Jokowi. Desakan tersebut menjadi isu sentral dan makin masif.
"Para tokoh kritis dan elemen perubahan menyerukan gerakan people power damai. Desakan menghentikan praktek kekuasaan Jokowi yang makin ugal-ugalan," terangnya.
Hal ini, lanjut Faizal, dilatari banyak fakta penyimpangan yang dilakukan Presiden Jokowi dalam bernegara. Seperti berbagai tindakan melecehkan konstitusi, mengkhianati sumpah jabatan dan perilaku semena-mena.
Faizal menegaskan hampir satu dekade praktek kekuasaan Jokowi dirasakan semakin bobrok dan merusak tatanan bernegara. Bahkan bertindak semaunya untuk mengintervensi Pilpres.
Ihwal itu membuat ratusan elemen rakyat dan jejaring tokoh nasional makin terkonsolidasi melakukan perlawanan. Faizal menyerukan praktek kekuasaan yang zalim dan semena-mena harus dihentikan.
Semua elemen pro perubahan telah sampai pada satu kesimpulan bersama, yaitu menggalang gerakan people power damai melawan rezim petugas partai.
Ia meyakini bila para tokoh kritis secara intensif berkumpul menggalang konsolidasi, maka seluruh elemen perubahan akan turun ke jalan.
"Gerakan people power pasti bergerak. Itu kuncinya!" tandas Faizal yang juga Ketua Progres '98.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 4Prediksi Skor Bali United vs Garudayaksa 21 Oktober 2026: Serdadu Tridatu Diunggulkan?
- 5Polemik Ijazah Gibran Memanas, Hasan Nasbi Ungkap Sikap Pemerintah
- 6Prediksi Skor Aston Villa vs Viking 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan Menang
- 7Siapa Aktivis Greenpeace yang Viral di Bundaran HI? Ini Profil dan Pesan Aksinya
- 8Prediksi Skor Como vs Man Utd 21 Oktober 2026: Setan Merah Terancam
- 9Prabowo Pimpin Sidang Kabinet Dua Tahun Pemerintahan, Ingatkan Pentingnya Kekompakan dan Kerja Nyata
- 10Greenpeace Bentangkan Spanduk di Bundaran HI, Pemerintah Hormati Kebebasan Berpendapat





