Akurat

IPR: Sjafrie Sjamsoeddin Berpeluang Kuat Masuk Kandidat Capres 2029

Ayu Rachmaningtyas Tuti Dewanto | 19 Februari 2026, 16:15 WIB
IPR: Sjafrie Sjamsoeddin Berpeluang Kuat Masuk Kandidat Capres 2029

AKURAT.CO Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Iwan Setiawan, menilaiwajar apabila nama Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mulai diperbincangkan sebagai salah satu kandidat dalam bursa Calon Presiden (Capres) 2029 mendatang.

‎Menurut Iwan, Sjafrie merupakan salah satu figur penting dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, dengan peran strategis yang tidak hanya terbatas pada sektor pertahanan dan keamanan.

‎“Nama Sjafrie masuk dalam radar bursa capres merupakan hal yang logis. Kita melihat bagaimana kinerja dan perannya cukup sentral di pemerintahan Prabowo-Gibran hari ini,” ujar Iwan dalam keterangannya, Kamis (19/2/2026).

‎Iwan menambahkan, Sjafrie juga menjadi salah satu menteri yang mendapat kepercayaan besar dari Presiden Prabowo untuk memimpin agenda strategis nasional, salah satunya sebagai Ketua Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (PKH).

‎Satgas tersebut dibentuk melalui Peraturan Presiden Nomor 5 Tahun 2025 dan memiliki mandat untuk menertibkan penguasaan lahan ilegal di kawasan hutan, termasuk perkebunan sawit dan pertambangan tanpa izin.

Baca Juga: Dalami Insiden Pelita Air di Nunukan, Dirjen Hubud: Pesawat Penuhi Kelaikudaraan

‎“Satgas PKH fokus mengambil alih lahan-lahan ilegal serta menegakkan hukum atas penyalahgunaan kawasan hutan. Targetnya jelas, mengembalikan jutaan hektare lahan menjadi aset negara,” jelasnya.

‎Lebih lanjut, Iwan menilai langkah pemerintah melalui Satgas PKH telah berdampak besar terhadap penyelamatan potensi kerugian negara.

‎Meski demikian, Iwan menegaskan bahwa peluang Sjafrie untuk maju sebagai Capres 2029 sangat bergantung pada dinamika politik ke depan, terutama terkait keputusan Presiden Prabowo.

‎“Namun realistisnya, Sjafrie akan sangat sulit maju jika Prabowo Subianto masih mencalonkan diri untuk periode kedua. Mustahil beliau maju melawan Prabowo, mengingat posisi Sjafrie adalah salah satu menteri kepercayaan Presiden,” pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.