Sekjen Golkar ke Mukhtarudin: Pekerja Migran Adalah Amanat Kemerdekaan

AKURAT.CO Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, menyampaikan pesan khusus kepada Mukhtarudin yang baru saja dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI).
Ia menegaskan, jabatan tersebut memiliki misi besar dalam menghadirkan perlindungan nyata bagi pekerja migran Indonesia di luar negeri.
Sarmuji menilai, portofolio P2MI bukan sekadar soal administrasi ketenagakerjaan, melainkan implementasi dari amanat konstitusi untuk melindungi segenap bangsa.
“Menteri P2MI ini implementasi dari janji kemerdekaan, yakni melindungi warga negara Indonesia yang bekerja di luar negeri,” kata Sarmuji di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (9/9/2025).
Ia menekankan pekerja migran bukan hanya pahlawan devisa, tetapi juga duta bangsa yang membawa nama baik Indonesia.
Karena itu, negara wajib menjamin perlindungan hukum serta hak-hak mereka. “Mereka harus kita lindungi, kita ayomi, kita jamin hak-haknya,” ujarnya.
Lebih jauh, Sarmuji berharap Mukhtarudin menghadirkan terobosan, termasuk meningkatkan kualitas SDM melalui pendidikan dan pelatihan vokasi yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja global.
Baca Juga: BEM UI Tagih Janji DPR Penuhi 17+8 Tuntutan Rakyat
“Sehingga tenaga kerja yang kita kirim ke luar negeri lebih terdidik, terlatih, dan dihargai,” tegasnya.
Di sisi lain, Sarmuji memastikan Mukhtarudin akan segera mengundurkan diri dari jabatannya sebagai anggota DPR sekaligus Sekretaris Fraksi Golkar.
Menurutnya, mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW) akan segera dijalankan.
“Pak Mukhtarudin tidak mungkin merangkap sebagai anggota DPR dan anggota kabinet, jadi pasti akan ada PAW,” jelasnya.
Ia memastikan kinerja Fraksi Golkar di DPR tidak akan terganggu dengan perubahan ini.
“Kalaupun kita putuskan, bukan berarti kinerja fraksi terganggu. Ada wakil sekretaris yang bisa menjalankan tugas,” tambahnya.
Seperti diketahui, Presiden Prabowo Subianto resmi mengumumkan reshuffle Kabinet Merah Putih di Istana Kepresidenan, Senin (8/9/2025).
Sebanyak enam kementerian mengalami perombakan, termasuk pelantikan perdana Menteri Haji dan Umrah sebagai lembaga baru.
Berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 86B Tahun 2025, berikut nama-nama menteri yang dilantik:
-
Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan
-
Mukhtarudin sebagai Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia
-
Ferry Juliantono sebagai Menteri Koperasi
-
Mochamad Irfan Yusuf sebagai Menteri Haji dan Umrah
-
Dahnil Anzar Simanjuntak sebagai Wakil Menteri Haji dan Umrah
Baca Juga: Korea Selatan vs Indonesia: Takluk 0-1, Garuda Muda Gagal Lolos ke Piala Asia U-23
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK







