Presiden Prabowo Disambut Meriah di National Day Parade Singapura 2025

AKURAT.CO Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menghadiri Parade Hari Nasional Singapura 2025 yang digelar di National Gallery, Sabtu (9/8/2025).
Kedatangan Presiden disambut langsung oleh Perdana Menteri (PM) Singapura Lawrence Wong beserta Madam Wong.
Usai sesi foto bersama di area galeri, Prabowo turut menghadiri jamuan minum teh yang dipimpin PM Wong.
Dalam acara tersebut, ia tampak duduk di antara PM Wong dan Wakil PM Malaysia Ahmad Zahid bin Hamidi, menandakan suasana hangat antar-pemimpin kawasan.
Sebelum parade dimulai, Presiden Prabowo diundang naik ke panggung kehormatan dan diperkenalkan kepada publik Singapura.
"Dan bergabung bersama kita sekarang adalah Yang Mulia Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia. Bapak Prabowo dilantik sebagai Presiden Ke-8 Republik Indonesia pada 20 Oktober 2024," ujar pewara yang disambut riuh tepuk tangan penonton.
Momen keakraban juga terlihat ketika Prabowo menghampiri Perdana Menteri Ke-3 Singapura Lee Hsien Loong untuk berbincang sebelum acara dimulai.
Baca Juga: PGI Kecam Perusakan Rumah Doa Umat Kristen: Intoleransi Adalah Ancaman Nyata bagi Keutuhan Bangsa
Tahun ini, parade mengusung tema “Majulah Singapura”, mengajak masyarakat menghargai perjalanan enam dekade kemerdekaan sekaligus menguatkan nilai kepercayaan, inklusivitas, dan solidaritas.
Rangkaian parade di The Padang menampilkan 40 kontingen dari militer, sipil, dan pemuda, disertai atraksi udara, onward march, hingga feu-de-joie yang memukau.
Inovasi tahun ini adalah kembalinya mobile column, pameran terpadu kekuatan darat, laut, dan udara Singapore Armed Forces (SAF).
Acara puncak ditandai dengan pertunjukan massal, proyeksi cahaya pada gedung ikonik Singapura, pentas terapung, dan pesta kembang api. Presiden Prabowo tampak menikmati seluruh atraksi yang tersaji.
Kehadiran Prabowo dalam Parade Hari Nasional Singapura 2025 menjadi simbol kuat persahabatan dan komitmen kerja sama erat antara Indonesia dan Singapura, khususnya dalam menjaga stabilitas dan kemajuan kawasan.
Baca Juga: Investasi Jangka Pendek vs Jangka Panjang: Strategi Cerdas Membangun Kekayaan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 2Ancaman Denny Indrayana ke Presiden Prabowo Bentuk Penghinaan pada Mandat Rakyat
- 3Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 4Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 5Ina Liem Kini Setuju Gibran Mundur dari Wapres, Alasannya Bikin Heboh
- 6Tak Tergilas Disrupsi, Tak Terjebak Perang Harga: Rahasia Bluebird Menjaga Takhta di Industri Transportasi Dalam Negeri
- 7Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 8Moto3 GP Malaysia: Hiroshi Aoyama Puji Kecerdikan Veda Ega Pratama Taklukkan Suhu Lintasan Sepang
- 9Harga Cabai Berangsur Turun Awal November
- 10Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia








