Setelah Habiburokhman, Menteri HAM Juga Kritik Mahfud MD

AKURAT.CO Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai, membongkar kegagalan Mahfud MD selama menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam).
Hal ini disampaikan Pigai pasca Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, menyerang Mahfud dengan menyebutnya sebagai ‘orang gagal’. Sebutan ini sebagai respons atas kritikan Mahfud MD terhadap wacana pemerintah yang akan menerapkan denda damai untuk para koruptor.
Pigai lantas menyebut beberapa kegagalan Mahfud selama menjabat, yaitu banyaknya hukum yang tumpang tindih hingga proses penegakannya yang kurang profesional.
Baca Juga: Disebut Orang Gagal, Mahfud MD Pilih Bungkam
"Pertama, soal singkronisasi hukum-hukum yang tumpang tindih. Kedua, pembenahan penegakan hukum yang masih dinilai kurang profesional," ucap Pigai melalui akun X pribadinya @nataliuspigai2, Senin (30/12/2024).
Selain itu, dia menilai bahwa Mahfud terlalu sering numpang tenar dengan menimbrung di kasus-kasus besar yang sedang hangat.
"Ketiga, tidak mampu orkestrasi pemasyarakatan Budaya anti antikorupsi & lebih nimbrung di kasus-kasus besar itu dianggap kerja-kerja orang yang numpang tenar," tulis Pigai.
Pigai mengatakan, dirinya telah mengkritik Mahfud MD sejak 2,5 tahun lalu. Dia juga menyebut bahwa kritikan ini sebagai masukan untuk kemajuan bangsa dan negara.
Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Habiburokhman, meminta mantan Calon Wakil Presiden, Mahfud MD, untuk berhenti menghasut masyarakat.
Baca Juga: Habiburokhman: Mahfud MD Orang Gagal, Jangan Menghasut
Hal itu disampaikan Habiburokhman merespons sikap Mahfud MD yang mengkritik wacana Presiden Prabowo Subianto untuk memaafkan para koruptor dengan syarat mau mengembalikan hasil korupsinya dan mau membayar denda ke nagara.
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu menilai, apa yang disampaikan Mahfud MD sama sekali tidak layak untuk dijadikan rujukan dalam menanggapi wacana pemerintah terkait dengan penegakan hukum para koruptor.
Sebab, Habiburokhman mengatakan, Mahfud MD adalah orang gagal. Kegagalan ini lantaran diakui sendiri oleh Mahfud MD dengan memberi skor 5 terhadap penegakan hukum di Indonesia. Padahal, dia sendirilah yang menjabat sebagai Menko Polhukam.
"Kalau saya itu kan pernyataan umum seorang pemimpin pemerintahan maupun pemimpin negara, pemerintahan negara, nggak bisa dijawab dengan hal ikhwal prosedural ala Mahfud MD," kata Habiburokhman dalam konferensi pers di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (27/12/2024).
"Mahfud MD ini orang gagal, dia sendiri menilai dia gagal 5 tahun sebagai Menkopolhukam dengan memberi skor 5 dalam penegakan hukum, Apa yang mau dinilai dari Mahfud MD gitu kan," sambungnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai





