Akurat

Bawaslu: Pengawasan Pemilu 2024 Harus Santun dan Penuh Integritas

Citra Puspitaningrum | 15 November 2024, 00:00 WIB
Bawaslu: Pengawasan Pemilu 2024 Harus Santun dan Penuh Integritas

AKURAT.CO Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Herwyn JH Malonda, mengimbau seluruh pengawas pemilu agar melaksanakan pengawasan Pemilu 2024 dengan sikap yang santun dan penuh semangat.

Menurut Herwyn, pendekatan yang santun dapat menciptakan suasana nyaman bagi pihak-pihak yang diawasi.

Herwyn menjelaskan, secara psikologis, kebanyakan orang merasa kurang nyaman saat diawasi.

Oleh karena itu, penting bagi pengawas pemilu untuk tetap bersikap sopan dan ramah agar kehadiran Bawaslu diterima baik oleh peserta pemilu dan tidak dirasakan sebagai ancaman, melainkan sebagai langkah pengawasan yang dapat diterima.

Baca Juga: Bawaslu Harus Lebih Tegas dan Transparan Menjaga Keadilan Pemilu

"Dalam kondisi di mana orang cenderung tidak suka diawasi, kita harus membuat mereka nyaman atau paling tidak menyadari keberadaan Bawaslu dan Panwascam. Dengan begitu, mereka akan menghindari pelanggaran karena adanya rasa segan," ujar Herwyn dalam keterangan tertulisnya, Kamis (14/11/2024).

Selain itu, Herwyn mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental karena tahapan puncak Pilkada Serentak 2024 semakin dekat.

"Pemungutan dan penghitungan suara sudah semakin dekat. Mari kita jaga suasana hati yang baik. Hati yang gembira adalah obat terbaik. Laksanakan pengawasan dengan penuh semangat dan hindari perasaan negatif," katanya.

Herwyn juga menekankan, pengawasan harus dilakukan dengan keyakinan dan komitmen untuk mencapai kebaikan.

Ia optimistis, pengawasan yang dilakukan dengan integritas akan mendapat apresiasi dari masyarakat.

Baca Juga: Partai Golkar Yakin Ridwan Kamil Dapat Majukan Jakarta dan Sejahterakan Warganya

"Komitmen dan integritas adalah dua hal yang tidak terpisahkan. Dengan integritas, kita akan mencapai kesuksesan dalam pengawasan pemilu," tutupnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.