Cegah Praktik Politik Uang, Bawaslu Pantau Langsung PSU DPD di Sumbar

AKURAT.CO Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI melakukan monitoring langsung pemungutan suara ulang (PSU) calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Sumatera Barat (Sumbar).
Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja, mengatakan monitoring langsung dilakukan untuk memperkecil ruang praktik politik uang dalam gelaran PSU DPD dk Sumbar. Pengawasan melekat ini dibagi menjadi beberapa tim untuk kabupaten dan kota.
Baca Juga: Bawaslu Pantau Ketat Kesiapan Logistik PSU di Gorontalo
"Menjelang pelaksanaan PSU kami memperketat pengawasan terhadap indikasi pelanggaran terutama politik uang," kata Bagja di Padang, Sumater Barat, Sabtu (13/7/2024).
Bagja memastikan pihaknya akan menjamin pelaksanaan PSU bebas dari segala bentuk pelanggaran terutama praktik politik uang yang kerap terjadi menjelang pencoblosan di tempat pemungutan suara (TPS).
"Kami waspadai indikasi politik uang atau penyebaran sembako dan hal lain sejenisnya yang berpotensi dilakukan menjelang pencoblosan," ujarnya.
Bawaslu Pusat bersama dengan Provinsi akan memantau pelaksanaan PSU di sejumlah TPS yang tersebar di 19 kabupaten atau kota di Sumbar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







