Timnas AMIN Siapkan 1.000 Pengacara untuk Hadapi Sengketa Pemilu di MK

AKURAT.CO Tim Nasional Pemenangan Anies-Muhaimin (Timnas AMIN), telah menyiapkan 1.000 orang pengacara untuk menghadapi sengketa pemilu di Mahkamah Konstitusi (MK).
“Pengacara dari Tim Hukum AMIN ada 1.000 orang yang akan support di MK,” kata Jubir Timnas Amin, Iwan Tarigan, dalam keterengannya, Jumat (15/3/2024).
Iwan mengatakan, Ari Yusuf Amir yang akan memimpin Tim Hukum AMIN, ditemani Hamdan Zoelva dan Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun.
Baca Juga: Tips Agar Puasa Lebih Bugar dan Produktif
“Ketua Tim Hukum Nasional AMIN Ari Yusuf Amir untuk memimpin gugatan sengketa hasil Pilpres 2024 di Mahkamah Konstitusi, dan dibantu oleh Ketua Dewan Pakar AMIN Hamdan Zoelva, anggota Dewan Pakar AMIN Refly Harun,” ucap Iwan.
Sebelumnya, Tim Nasional Pemenangan Anies-Muhaimin (Timnas AMIN), siap membawa sengketa hasil pemilu ke Mahkamah Konstitusi (MK).
“Sudah banyak (bukti kecurangan) dan sedang dilengkapi, pada saatnya kami akan ke MK,” kata Juru Bicara Timnas AMIN, Iwan Tarigan, kepada Akurat.co, di Jakarta, Kamis (14/3/2024).
Baca Juga: Ikhlas Lepas Rizky Ridho ke Timnas Indonesia, Ini Pesan Thomas Doll
Hal itu disampaikan Iwan merespons hasil rekapitulasi nasional Komisi Pemilihan Umum (KPU), dimana 19 Provinsi di Indonesia dimenangkan oleh pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai








