Akurat Logo

Soal Indikasi Kecurangan Pemilu, Pakar: Bola Ada di Tangan Bawaslu dan MK

Paskalis Rubedanto | 19 Februari 2024, 17:39 WIB
Soal Indikasi Kecurangan Pemilu, Pakar: Bola Ada di Tangan Bawaslu dan MK

 

AKURAT.CO Indikasi kecurangan Pilpres 2024 semakin disuarakan oleh kubu Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD.

Pakar politik dari Badan Research dan Inovasi Nasional (BRIN), Lili Romli menilai, segala bentuk indikasi kecurangan memang harus dilaporkan ke Bawaslu dan Mahkamah Konsititusi (MK) jika benar adanya.

"Untuk adanya duagaan kecurangan tersebut, harus ditindaklanjuti, dilaporkan ke Bawaslu dan MK," ujar Romli saat dihubungi Akurat.co, Senin (19/2/2024).

Romli menambahkan, jika nantinya terbukti ada kecurangan, maka bisa saja diadakan pencoblosan ulang untuk Pilpres 2024.

Baca Juga: TPN Ganjar-Mahfud Bentuk Tim Hukum Usut Dugaan Kecurangan di Pemilu 2024

"Jika dugaan itu terbukti secara terstruktur, sistematis dan masif, bisa pilpres diadakan pencoblosan ulang," tuturnya.

Sehingga kata Romli, segala keputusan ada di tangan Bawaslu dan MK. Maka diharapkan semua sidang sengketa Pemilu 2024 bisa berjalan dengan baik agar pilpres memiliki legitimasi.

"Bola ada di tangan Bawaslu dan MK. Semoga pelaksaan sidang-sidangnya berjalan adil dan berintegritas sehingga pilpres legitimate," tandasnya.

Sebelumnya, baik dari kubu Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud, tengah memproses semua laporan yang menyatakan adanya kecurangan dalam Pemilu dan Pilpres 2024.

Terbaru, Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud membentuk tim investigasi khusus untuk menyelidiki lebih lanjut terkait indikasi kecurangan tersebut.

Baca Juga: Soroti Penyelenggaraan Pemilu 2024, KIPP Nilai Tak Ada Keadilan

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.