Soroti Penyelenggaraan Pemilu 2024, KIPP Nilai Tak Ada Keadilan
Citra Puspitaningrum | 18 Februari 2024, 16:53 WIB

AKURAT.CO Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) menyoroti penyelenggaraan Pemilu 2024 sebagai pesta demokrasi nir keadilan.
Pasalnya, berbagai macam masalah yang terus datang menghampiri tak pernah berujung pada penyelesaian konkret.
Sekretaris Jenderal KIPP, Kaka Suminta, mengatakan, dari semua masalah yang menghampiri hajatan demokrasi bangsa, profesionalisme dan independensi KPU sebagai penyelenggara pemilu patut dipertanyakan.
Tak hanya itu, peran Bawaslu juga patut dievaluasi. Sebagai penjaga keadilan pemilu kinerja Bawaslu nyaris tak berbunyi.
"DKPP juga bermain aman hanya menghukum penyelenggara lokal bahkan hanya setingkat operator," katanya dalam keterangan tertulis, Minggu (18/2/2024).
Lebih lanjut, Kaka menilai sistem informasi KPU kerap menjadi biang keladi permasalahan mulai dari Sipol (Sistem Informasi Partai Politik), Silon (Sistem Informasi Pencalonan Presiden dan Legislatif) serta Sirekap (Sistem Informasi Rekapitulasi Hasil Pemilu) sama sekali tidak memberikan keadilan pemilu.
"Dengan semua temuan tersebut maka dengan ini KIPP Indonesia menyatakan disclaimer atau tidak dapat memberikan penilaian atas pelaksanaan dan hasil pemilu 2024, sesuai dengan standar universal pemilu demokratis," jelasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







