Akurat Logo

Bawaslu Temukan Sejumlah Surat Suara Tak Sampai ke WNI di Malaysia

Rizky Dewantara | 7 Februari 2024, 15:26 WIB
Bawaslu Temukan Sejumlah Surat Suara Tak Sampai ke WNI di Malaysia

AKURAT.CO Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Rahmat Bagja, mengatakan ada sejumlah surat suara Pemilu 2024 yang tidak sampai ke alamat warga negara Indonesia (WNI) pemilih di Malaysia.

Surat suara itulah yang diduga dicoblos oleh pihak yang sampai saat masih diselidiki keberadaannya.

Baca Juga: TKN Prabowo-Gibran akan Lapor ke Bawaslu, Surat Suara Pilpres di Malaysia Sudah Tercoblos Ganjar-Mahfud

"Surat suara yang kemudian dikirimkan melalui pos, yang tidak tersampaikan pada pemilihnya, itu yang digunakan. Berarti kan alamatnya bermasalah," kata Rahmat usai menghadiri acara yang digelar Jakarta Foreign Correspondents Club di Jakarta Selatan, Jakarta, dikutip Antara, Rabu (7/2/2024).

Meski demikian, dia tidak menjelaskan lebih detail berapa jumlah surat suara yang tidak sampai ke WNI di Malaysia itu.

Saat ini, Bawaslu sedang mengerahkan petugas pengawas di Kuala Lumpur, Malaysia, untuk menyelidiki temuan surat suara tercoblos tersebut. Selain itu, Bawaslu juga telah mengirimkan dua orang ke Kuala Lumpur untuk mempercepat proses penyelidikan.

"Yang jelas, kami juga akan panggil teman-teman panitia pemilihan luar negeri (PPLN)," imbuhnya.

Terkait proses penyelidikan lebih lanjut di Kuala lumpur, Rahmat enggan berbicara lebih detail.

Baca Juga: KLHK Keluarkan Surat Edaran Minta Pemda Kelola Sampah APK Hingga Surat Suara

Sebelumnya, beredar video yang menunjukkan surat suara pileg dan pilpres Pemilu 2024 telah tercoblos di Malaysia. Untuk surat suara Pilpres 2024, dalam video tersebut tampak dicoblos untuk pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud MD.

Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran menyatakan akan segera mengirimkan tim pencari fakta untuk mengusut dugaan kecurangan pemilu berupa pencoblosan surat suara secara ilegal di Malaysia.

TKN pun menayangkan video yang menunjukkan dugaan kecurangan tersebut. Dalam video itu, tampak beberapa karung bertuliskan 'Pos Malaysia' yang diduga berisi surat suara pemilu anggota legislatif (pileg) dan Pilpres 2024.

Selain itu, tampak pula sejumlah orang mencoblos surat suara Pileg 2024 untuk partai tertentu. Dugaan kecurangan tersebut segera dilaporkan oleh TKN ke Bawaslu.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.