Akurat Logo

Publik Nilai Prabowo Tampil Paling Baik Saat Debat

Mukodah | 26 Januari 2024, 18:12 WIB
Publik Nilai Prabowo Tampil Paling Baik Saat Debat

AKURAT.CO Persepsi publik terkait hasil debat Pilpres 2024 kian menegaskan dukungan terhadap capres nomor urut 2, Prabowo Subianto.

Dari hasil jajak pendapat yang dilakukan Polling Institute, Prabowo dianggap publik tampil paling baik dibandingkan Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo.

Survei dilakukan dalam rentang 15-16 Januari 2024, menempatkan 1.219 responden yang diwawancarai melalui sambungan telepon, dengan tingkat kepercayaan mencapai 95 persen.

"Dari 46,2 persen yang menyaksikan debat, sebanyak 36,5 persen menilai Prabowo paling tampil baik," kata Peneliti Polling Institute, Kennedy Muslim, saat memaparkan hasil survei bertajuk Elektabilitas, Efek Debat dan Sentimen Pilpres Satu Putaran secara virtual, Jumat (26/1/2024).

Setelah Prabowo, publik menilai Anies Baswedan dengan 33 persen, baru kemudian Ganjar Pranowo dengan 25 persen.

Baca Juga: Dibedah Habis, Data Anies dan Ganjar Soal Pertahanan di Debat Capres Ternyata Banyak yang Keliru

Pada temuan lain, dari mereka yang menyaksikan debat, mayoritas juga menilai Prabowo paling meyakinkan untuk dipilih.

Menurut Kennedy, sebanyak 46,5 persen menyatakan Prabowo yang paling meyakinkan untuk dipilih.

"Setelah Prabowo, baru Anies dengan 34,2 persen. Ganjar berada di posisi terakhir dengan 15,1 persen," ungkapnya.

Sementara terkait elektabilitas, temuan Polling Institute, elektabilitas Prabowo-Gibran kini berada di angka 48,7 persen.

Ada kenaikan ketimbang temuan Desember tahun lalu, yang baru berada di angka 46,1 persen.

"Pada simulasi tiga pasangan, Prabowo-Gibran 48,7 persen, Anies-Muhaimin 23 persen, sementara Ganjar-Mahfud 20,9," demikian Kennedy.

Baca Juga: KPU Tegaskan Ogah Turuti Permintaan Jokowi Soal Format Debat Capres

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
Mukodah
W
Editor
Wahyu SK