ICW Desak Bawaslu Usut Temuan Dana Asing ke Parpol Peserta Pemilu 2024
Citra Puspitaningrum | 16 Januari 2024, 15:11 WIB

AKURAT.CO Indonesian Corroption Watch (ICW) meminta Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mengusut temuan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengenai aliran dana asing ke partai politik peserta pemilu 2024 senilai Rp195 miliar.
Staf Divisi Korupsi Politik ICW Seira Tamara mengatakan, Bawaslu selaku lembaga pengawas dalam penyelenggaraan pemilu harus menjadi pioner untuk mengungkap temuan PPATK tersebut. Selain Bawaslu, ICW memandang perlu kepolisian dan komisi pemberantasan korupsi untuk segara membantu Bawaslu dalam penyelidikan.
"Info dari PPATK patut segera ditindaklanjuti oleh Bawaslu dan aparat penegak hukum untuk mengetahui apakah ada unsur pelanggaran di dalamnya," kata Seira dalam diskusi secara dari bersama ICW, Selasa (16/1/2024).
Seira menilai penelusuran Bawaslu atas temuan PPATK mengenai aliran dana asing ke partai politik peserta pemilu serentak 2024 harus dibuktikan secepatnya. Sebab, lanjut dia, jika tidak pelaksanaan pemilu menjadi tidak transparan dan kurang berintegritas karena ada campur tangan asing.
"Harus dipercepat agar penerapan sanksinya bisa dilakukan," ujarnya.
Lebih lanjut, ICW mendorong Bawaslu untuk memberikan laporan secara berkala terkait keterangan yang diperoleh dari partai politik penerima dana asing. Hal tersebut harus disampaikan ke publik agar legitimasi penyelenggaraan pemilu tidak ternodai.
"Bawaslu harus membuka proses tindaklanjut dari temuan PPATK kepada masyarakat, termasuk rangkaian konfirmasi yang dilakukan Bawaslu," pungkasnya.
"Tidak bisa disampaikan hasil akhirnya saja, masyarakat harus diajak mengetahui apa unsur yang tidak terpenuhi dari proses penelusuran Bawaslu kalau dinyatakan tidak terbukti ada pelanggaran," tandasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Digempur Bertubi-tubi oleh Iran dan Kehabisan Amunisi, Tentara AS Tinggalkan Camp Buehring di Kuwait
- 2Setelah Timnas Indonesia yang Semakin 'Belanda' Juara, Masih Pantaskah Mempersoalkan Naturalisasi?
- 3Jadwal Persib Hari Ini vs Port FC, Cek Jam Tayang dan Live Streaming
- 4Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 5Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 6Bertarung di Korea Selatan Hingga Thailand, Klub Indonesia Tunjukkan Daya Saing di Asia
- 7John Herdman Terkejut dengan Standar Ekspektasi, Sebut Suporter Berharap Timnas Indonesia seperti Brasil
- 8Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 9Prabowo Instruksikan Percepatan Pembangunan 100 Kampung Nelayan, Target Beroperasi Akhir Tahun
- 10Amankan Investasi di Indonesia, Prabowo Anggap Semua Investor Saudara








