Diminta JK Jaga Emosi, Prabowo Lebih Senang Bicara Jujur

AKURAT.CO Capres nomor urut 2 Prabowo Subianto mengaku lebih senang bicara jujur dan apa adanya, sekalipun kerap dipersepsikan emosional, sebagaimana yang disebut eks Wapres Jusuf Kalla (JK). Prabowo menilai, karakternya sebagai militer membuatnya bicara lugas dan tegas.
Prabowo mengaku tidak pandai berbicara, bahkan kerap dituding hanya bisa joget saja. Dirinya tidak mempersoalkan tudingan tersebut, dan lebih memilih untuk terus bersikap apa adanya.
"Saya mengerti, memang, ada yang mengatakan saya bisanya hanya joget saja dan saudara-saudara, ada yang bilang, ada yang ngomong ke saya, Prabowo hati-hati bicaranya, jangan emosi nanti terpancing, bicaranya harus sopan-sopan, saya memang dari dulu bicaranya apa adanya," kata Prabowo, di hadapan pendukungnya di Bengkulu, Kamis (11/1/2024).
Baca Juga: JK Minta Prabowo Jaga Emosi, Jangan Sampai Ditinju Presiden Negara Lain
Gaya bicara sopan dan sikap yang santun, kata Prabowo, belum tentu menandakan seseorang bersikap tulus dan jujur. "Mau saya bicara sopan-sopan terus? Mau? Atau saya bicara seperti politisi-politisi, atau saya bicara seperti akademisi-akademisi yang pintar teori, pintar teori tetapi salah," lanjutnya.
Prabowo dianggap bersikap emosional seperti yang ditunjukkan pada gelaran debat ketiga Pilpres 2024. Wapres JK rupanya meng-highlight aksi Prabowo itu dan memintanya untuk jaga emosi.
"Bagaimana kira-kira negara dipimpin oleh orang yang suka marah. Bagaimana kira-kira kalau dia berdebat dengan kepala negara lain, bisa ditonjok kepala negara lain," kata JK.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK







