Akurat Logo

Rencana Alutsista Bekas Disinggung, Prabowo Undang Anies Buka Data Pertahanan

Mukodah | 7 Januari 2024, 23:31 WIB
Rencana Alutsista Bekas Disinggung, Prabowo Undang Anies Buka Data Pertahanan

 

AKURAT.CO Capres nomor urut 2, Prabowo Subianto, menyatakan, situasi Laut China Selatan menggarisbawahi bahwa Indonesia perlu kekuatan pertahanan yang kuat, platform untuk patroli dan juga satelit.

Untuk itu, dirinya berkomitmen untuk terus membangun pertahanan yang kuat. Prabowo juga menjawab soal rencana pembelian alutsista bekas yang disinggung rivalnya capres nomor urut 1, Anies Baswedan.

"Untuk itu pertahanan kita bangun. Terkait barang bekas, Pak Anies ini tidak mengerti masalah pertahanan. Saya ajak Mas Anies diskusi, pernyataan barang bekas itu menyesatkan rakyat. Dalam pertahanan, di mana pun hampir 50 persen adalah bekas tapi usianya masih muda," jelas Prabowo.

Baca Juga: Prabowo-Gibran Menang Satu Putaran, TKN: Negara Bisa Hemat Rp27 Triliun

Sebagai informasi, pemerintah Indonesia belum merealisasikan akuisisi alutsista bekas hingga kini.

Prabowo selaku Menteri Pertahanan memutuskan untuk menunda pembelian 12 pesawat tempur bekas milik Angkatan Udara Qatar, Mirage 2000-5.

Penundaan ini menyusul keterbatasan fiskal pemerintah untuk mendukung pembelian pesawat tempur bekas buatan Prancis tersebut.

Debat capres digelar KPU di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (7/1/2024) malam.

Debat capres kali ini mengangkat tema terkait pertahanan, keamanan, hubungan internasional, globalisasi, geopolitik dan politik luar negeri.

Baca Juga: Prabowo-Gibran Bertekad Perkuat Politik Luar Negeri Bebas Aktif Dalam Membangun Hubungan Internasional

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
Mukodah
W
Editor
Wahyu SK