Kasus di Taipei, Perludem Desak KPU Evaluasi PPLN Seluruh Negara: Sudah Tercoblos Pelanggaran Berat
Citra Puspitaningrum | 29 Desember 2023, 14:23 WIB

AKURAT.CO Perludem memandang kasus pengiriman surat suara lebih awal apalagi sudah tercoblos di Taipei sebagai pelanggaran berat. Pasalnya, kejadian tersebut bertentangan dengan peraturan KPU.
Dewan Pembina Perludem Titi Anggraini mendesak Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI untuk mengevaluasi PPLN di seluruh negara. Dia juga meminta KPU tidak memandang kejadian itu sebagai permasalahan sepele.
"Pengiriman surat suara lebih awal oleh PPLN Taipei jelas bertentangan dengan peraturan KPU dan jadwal yang telah ditetapkan. Terhadap hal itu tentu saja harus menjadi bahan evaluasi," kata Titi di Jakarta, Jumat (29/12/2023).
Menurut Dosen Fakultas Hukum Universitas Indonesia, kejadian di Taipei tersebut dapat menimbulkan kegaduhan dalam prosesi pemilu di dalam negeri. Oleh karena itu, tata kerja serta koordinasi antara KPU dan PPLN di seluruh negara perlu ditingkatkan guna mencegah kejadian serupa yang dapat merusak pesta demokrasi Indonesia.
"Soal pemantauan atau pengawasan distribusi logistik, maka yang bertanggung jawab dalam penyelenggaraan pemilu di luar negeri itu sejatinya adalah KPU, yang perangkat kerjanya dibantu oleh PPLN dan KPPSLN," ujarnya.
Tak hanya menyoroti peran PPLN, Titi juga meminta jajaran Bawaslu dalam hal ini Panwaslu Luar Negeri untuk aktif mengawal distribusi logistik. Namun, apabila insiden di Taipei mendapat persetujuan dari Panwaslu Luar Negeri maka baik PPLN dan Panwaslu luar negeri tidak patuh dan taat dengan ketentuan yang berlaku.
"Meskipun peraturan KPU ini juga bisa dikatakan terbitnya mepet waktu dengan proses persiapan pemutaran penghitungan suara yang ada distribusi logistik luar negeri yang didahulukan. Karena peraturannya baru terbit tanggal 18 Desember 2023," tandasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 2Persija Banding Sanksi Komdis PSSI, 2 Larangan Laga Kandang Jadi Sorotan
- 3Kalender Jawa 19 September 2026: Watak Weton Sabtu Wage, Setia dan Berpendirian Kuat
- 4FIFA ASEAN Cup: PSSI Rilis 23 Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Beckham Putra Absen
- 5Prediksi Skor Brentford vs Chelsea 19 September 2026: Duel Ketat, Apakah Akan Berakhir Imbang?
- 6Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 7Prediksi Skor Juventus vs NEC Nijmegen 18 September 2026: Siapa yang Akan Menang?
- 8Prediksi Skor Roma vs Inter 19 September 2026: Duel Dua Tim Sempurna di Olimpico
- 9Geledah Rumah Lampri, KPK Sita Bukti Dugaan Aliran Uang
- 10Presiden Prabowo: Saya Tidak Ingin Ada Orang Lapar di Indonesia








