Banyak Politikus Gemuk, Hanya Prabowo yang Disebut Gemoy dan Menggemaskan, TKN: Itu Sebuah Anugerah
Atikah Umiyani | 30 November 2023, 21:55 WIB

AKURAT.CO Wakil Komandan Hukum dan Advokasi Tim Kampanye Nasional (TKN), Habiburokhman merasa heran karena hanya Prabowo Subianto yang dicap gemoy oleh masyarakat dan kalangan muda.
Padahal, kata Habiburokhman, banyak politikus lain yang juga memiliki tubuh gemuk seperti Prabowo. Namun, faktanya julukan gemoy hanya ditujukan ke Prabowo.
"Kan orang gemuk banyak ya, politisi-politisi gemuk banyak dari zaman dulu tapi yang disebut gemoy menggemaskan itu Pak Prabowo," kata Habiburokhman di Media Center TKN, Jakarta Selatan, Kamis (30/11/2023).
Habiburokhman juga tak terima ketika ada pihak yang menyebut gemoy hanya sebagai gimmick Prabowo. Sebab, ia meyakini julukan itu sebagai hal yang muncul secara natural.
Ia menilai, munculnya julukan ke Prabowo sebagai bukti bahwa masyarakat menyukai sosok Prabowo.
Tidak hanya itu, ia yakin publik juga mendukung apa yang menjadi program dan gagasan Prabowo.
"Jadi yang namanya gimmick, yang namanya citra itu kan pelengkap, orang enggak akan suka dengan gimmick gemoy, gimmick lucu ya, kalau orangnya tidak disukai, kalau gagasannya tidak disukai," ujarnya.
Habiburokhman menilai, julukan gemoy menjadi viral karena Prabowo memilki banyak pendukung.
Baca Juga: Iriana Disindir, Harta Kekayaan Diungkit
Di sisi lain, ia juga menganggap penampilan Prabowo yang menggemaskan sebagai anugerah karena jadi lebih mudah disukai banyak orang.
"Pak Prabowo enggak ngapa-ngapain saja orang melihat fisiknya saja orang jadi gemes, jadi heboh. Gimmick gemoy itu kan sebagai bentuk dukungan gitu loh, ini Pak Prabowo belum ngomong saja orang sudah gemes apalagi ketika mendengar gagasannya," pungkasnya.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 4Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 54 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 6Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 7Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 8Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai






