Ironi PDIP: Partai Penguasa, Merasa Ditekan Penguasa

AKURAT.CO PDIP mengalami situasi yang mungkin tidak diprediksi sebelumnya dan mencoba untuk elegan menyikapi, sekalipun getir. Nyaris 10 tahun menyandang status the ruling party (partai penguasa), kini ironi menghampiri partai banteng moncong putih lantaran merasa ditekan penguasa.
Tekanan semakin terasa menjelang masa tahapan kampanye Pilpres 2024. Sebagai langkah antisipasi, PDIP mendirikan posko pengaduan di 38 provinsi melalui pembentukan Tim Pemenangan Daerah (TPD).
"Ya tekananan ada," kata Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, di Jakarta, Sabtu (18/11/2023).
Baca Juga: PDIP: Foto Jokowi Lenyap Dari Baliho Ganjar-Mahfud, Tanpa Instruksi
Merasa tak sendirian, PDIP juga berkomunikasi dengan capres-cawapres nomor urut 1, Anies-Muhaimin (Amin) dalam pembentukan posko antikecurangan. Ketika disinggung, bentuk-bentuk tekanan seperti apa yang dialami PDIP, Hasto menilai semuanya bermula dari putusan MK yang memberi karpet merah Gibran Rakabuming maju pilpres.
"Ya banyak. Kita menyepakati dengan Amin juga, penggunaan suatu instrumen kekuasaan," kata Hasto.
Pasangan Amin maupun pasangan nomor urut 3, Ganjar-Mahfud didukung partai-partai penguasa. Amin didukung Nasdem, PKB minus PKS yang memiliki perwakilan di kabinet, sedangkan Ganjar-Mahfud didukung PDIP, PPP, Hanura dan Perindo, yang seluruhnya anggota kabinet.
Baca Juga: Renggang Dengan Jokowi, PDIP Ogah Tarik Menteri
Secara komposisi, Anies berpasangan dengan Muhaimin bos PKB, partai pendukung Jokowi selama dua periode. Sedangkan pasangan nomor urut 3 bukan hanya didukung PDIP yang melahirkan Jokowi, tetapi ada sosok Mahfud, Menko Polhukam RI.
Kedua pasangan capres-cawapres berkompetisi merebut suksesi namun nampaknya satu jalan dalam urusan mencegah praktik kesewenangan. Apakah perwakilan kedua kubu di kabinet sudah tumpul memastikan Pemilu 2024 berlangsung jujur dan adil, Hasto menilai tak salah untuk menyuarakannya.
"Kita juga ada yang ketika menghadapi tekanan-tekanan itu kemudian menampilkan suatu upaya untuk mengoreksi. Itu tidak akan terjadi kalau tidak ada suatu manipulasi yang telanjang, dan ini di suara oleh kelompok-kelompok pro demokrasi melalui MK. Ketika segala sesuatunya itu diatur dengan baik, maka tidak akan muncul sikap-sikap seperti itu. Maka kita meminta semua untuk taat dengan hukum," ujar Hasto.
Baca Juga: Andika Perkasa: Tekanan Pasti Ada, Pilihan TNI Berani Tolak Atau Tidak?
Kekhawatiran terjadinya kecurangan juga disuarakan kubu pendukung Prabowo-Gibran, yang dipersepsikan didorong Presiden Jokowi untuk menang, berkaca dari putusan MK yang problematik, dan kontroversial.
Bedanya, kubu Prabowo-Gibran merasa mampu menang satu putaran kalau tidak dicurangi. Secara komposisi, dukungan terhadap pasangan nomor urut 2 lebih kuat karena didukung Gerindra, Golkar, PAN, PBB dan partai lainnya.
Baca Juga: PDIP Sadar Prabowo-Gibran Berpeluang Besar Untuk Menang
Hasto menilai, PDIP partai yang taat hukum. Secara historis dirinya merujuk pada kasus kudatuli, penyerangan kantor PDI oleh aparat. Reaksi partai menempuh jalur hukum untuk mencari keadilan.
Sekjen dua periode PDIP juga menilai, Indonesia turut mengalami tekanan dari luar negeri mengeritisi praktik berdemokrasi yang terjadi sekarang ini. Kalau mereka berada dalam kekuasaan mendiamkan situasi, malah menambah celaka.
"Maka masih ada waktu untuk melakukan koreksi itu agar berbagai upaya-upaya, tekanan tidak terjadi dan ketika tekanan itu makin masif, yang terjadi adalah suatu counter action berupa gerakan rakyat," ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 2Prancis Terbuka: Ganda Putra Indonesia Menggila, Leo/Daniel dan Raymond/Joaquin Melesat ke Perempat Final
- 3Link Twibbon Hari Santri 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Memasangnya
- 420 Link Twibbon Hari Santri Nasional 2026 Gratis untuk Dibagikan ke Media Sosial
- 5Real Madrid vs PSG: Jose Mourinho Senang dengan Wasit yang Pimpin Laga Malam Ini
- 630 Kata-Kata untuk Poster Hari Santri 2026 yang Singkat dan Penuh Makna
- 7Link Download PDF Hari Santri 2026 dari Kemenag, Ada Teks Doa dan Pedoman Upacara
- 850 Contoh Ucapan Hari Santri 2026 Terbaru, Singkat dan Penuh Makna
- 9KPK Sita BMW Milik Richard Erlangga dalam Korupsi BNPB, Total Ada Empat Mobil
- 10KPK Buka Peluang Kembangkan Kasus Korupsi Jalan Sumut ke Pemprov, Bobby Nasution Disorot





