Visi Lengkap Pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD, Usung Menuju Indonesia Unggul

AKURAT.CO Pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD resmi menyerahkan visi misi ke KPU pada Kamis (19/10/2023) yang juga merupakan salah satu persyaratan mendaftar sebagai capres dan cawapres di Pemilu 2024.
Bahkan, visi misi pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD juga dapat diakses publik melalui barcode atau mengunjungi laman terkait dan mengusung visi Menuju Indonesia Unggul.
Dilihat secara daring, visi misi pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD memiliki ketebalan 33 halaman dengan cover depan bergambar grafis Ganjar Pranowo dan Mahfud MD berkemeja putih dan dasi merah. Terdapat juga lambang PDIP, PPP, Perindo dan Hanura di bagian atas mereka.
Baca Juga: Visi Misi Ganjar-Mahfud Bisa Diakses Daring
Lalu apa visi Ganjar Pranowo-Mahfud MD?
Visi pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD terletak di halaman 12 dengan visi lengkap Menuju Indonesia Unggul, Gerak Cepat Mewujudkan Negara Maritim yang Adil dan Lestari.
Lalu terdapat empat poin penjabaran visi mereka, yakni Indonesia Unggul, Gerak Cepat, Negara Maritim dan Adil dan Lestari.
Lebih rinci, berikut ini visi pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD.
Kami menyadari pentingnya kesinambungan pemerintahan negara Republik Indonesia yang diawali oleh Presiden Soekarno sebagai pembuka gerbang kemerdekaan, Presiden Soeharto dengan gerbang pembangunan, dilanjutkan dengan kepemimpinan Presiden Bacharuddin Jusuf Habibie, Presiden Abdurrahman Wahid, Presiden Megawati Soekarnoputri, dan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang secara bersama-sama telah membuka gerbang demokrasi, hingga Presiden Joko Widodo yang meletakkan gerbang kemajuan Indonesia Raya. Guna melanjutkan kesinambungan tersebut, maka kami mengusung visi sebagai berikut:
Visi
Menuju Indonesia Unggul
Gerak Cepat Mewujudkan Negara Maritim yang Adil dan Lestari
Indonesia Unggul
merupakan kehendak bahwa Indonesia tidak hanya sekedar menjadi negara maju, tidak sekedar menjadi kuat, tidak sekedar berdaya saing, tetapi peningkatan kemajuan, kekuatan dan daya saing yang dicapai melebihi atau melampaui apa yang dicapai oleh negara lain. Unggul menggambarkan kondisi pencapaian yang lebih nyata serta tidak berasumsi dan menganggap hal lain diam atau tetap.
Gerak Cepat
merupakan suatu penegasan bahwa berbagai proses untuk menjadi unggul dilakukan dalam waktu yang lebih singkat. Momentum percepatan mendasarkan diri pada bonus demografi yang segera berakhir. Gerak Cepat dilakukan secara bersama-sama, bergotong royong, dengan mengandalkan kekuatan kolektif rakyat melalui perencanaan matang, serta target dan tahapan yang jelas dan terukur yang dituangkan dalam konsepsi pola pembangunan semesta dan berencana.
Baca Juga: Prabowo Belum Daftar Ke KPU, Gerindra: Jagoan Muncul Belakangan...
Negara Maritim
merupakan kesadaran terhadap kekuatan dan posisi Indonesia yang akan membentuk paradigma baru, bahwa laut bukanlah pemisah, melainkan pemersatu. Laut adalah jalan masa depan sekaligus kekuatan ekonomi, konektivitas, diplomasi, serta pertahanan dan keamanan. Laut dapat dimanfaatkan, dijaga, dan dirawat secara berkelanjutan agar bermuara pada kedaulatan negara dan kemakmuran bagi seluruh rakyat Indonesia.
Adil dan Lestari
adalah muara dari langkah yang ditempuh seluruh elemen bangsa dalam membangun negeri. Rakyat hidupnya sejahtera, merasakan keadilan sosial terlaksana, dan hidup dalam alam Indonesia yang lestari. Sehingga tiap-tiap manusia Indonesia betul-betul merasa dipangku oleh Ibu Pertiwi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK







