Akurat Logo

Bicara Reshuffle, Jokowi Mulai Hati-hati

Citra Puspitaningrum | 5 Oktober 2023, 14:53 WIB
 Bicara Reshuffle, Jokowi Mulai Hati-hati

AKURAT.CO Presiden Jokowi mulai menunjukkan perubahan sikap. Berbedap pada 2022, kali ini Jokowi mulai hati-hati berbicara reshuffle.

Isu reshuffle kembali muncul ketika sejumlah menteri didera kasus korupsi. Mentan Syahrul Yasin Limpo (SYL), menjadi salah satu yang disorot, namun Jokowi menepis kalau berniat mencopot politisi Nasdem itu.

"Jangan berandai-andai," kata Jokowi, selepas menghadiri peringatan HUT ke-78 TNI, di Lapangan Monas, Jakarta, Kamis (5/10/2023).

Baca Juga: Jokowi Tak Minat Jadi Ketum PDIP

Jokowi menjawab hal itu ketika disinggung apakah dirinya sudah mendengar kabar kalau SYL berniat datang menghadap. SYL sempat tidak diketahui keberadaannya, dan baru pulang ke Indonesia pada Rabu (4/10/2023), dari Singapura.

Kepala Negara meminta media tak berspekulasi ketika disinggung SYL mau menghadap untuk menyampaikan pengunduran diri. SYL menjadi sorotan selepas rumah dinasnya di kawasan Widya Chandra, Jakarta, digeledah penyidik KPK.

KPK menyatakan giat penggeledahan dilakukan setelah kasus dugaan korupsi di Kementan naik penyidikan. Selain menyita uang dalam pecahan asing, penyidik juga menemukan 12 senjata api yang kini sedang diselidiki Polri.

Baca Juga: Jokowi Belum Tahu Agenda Syahrul Yasin Limpo Menghadap

Isu reshuffle muncul menyikapi adanya kasus sensitif yang membelit menteri. Selain SYL, Menpora Dito Ariotedjo juga terseret dalam pusaran perkara korupsi BTS.

Pertemuan Jokowi dengan Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), di Istana Bogor, juga dikaitkan dengan agenda perombakan kabinet. Namun, Jokowi tidak mau mengonfirmasi soal itu.

"Rahasia," kata Jokowi, ketika ditanyai wartawan usai menghadiri pembukaan Inacraft on October Tahun 2023, di Jakarta, Rabu (4/10/2023).

Baca Juga: Tiba Di Tanah Air, Syahrul Yasin Limpo Diperiksa Imigrasi Tanpa Status Cekal

Jokowi mengaku berbicara banyak dengan Presiden ke-6 RI, salah satunya membahas agenda nasional Pemilu 2024. "Jadi, yang dibicarakan apa? Rahasia," selorohnya.

Kali terakhir Presiden Jokowi merombak kabinet dilakukan pada Juli 2023 dengan melantik Budi Arie Setiadi menjabat Menkominfo, menggantikan Johnny G Plate. Selain itu, Jokowi juga mengangkat Nezar Patria menjadi Wamenkominfo, Paiman Raharjo menjadi Wamendes, Wamen BUMN Rosan Roeslani, Wamenlu Pahala Mansury, dan Saiful Rahmat Dasuki menjabat Wamenag.

Baca Juga: Reshuffle Kabinet: Nasdem Pasrah, Golkar Tunggu Jokowi

Sebelumnya, Jokowi melantik Dito Ariotedjo menjabat Menpora, pada April 2023, menggantikan Zainudin Amali yang ingin fokus membangun PSSI. Isu reshuffle juga diperkuat dari pernyataan Ketua DPR Puan Maharani dengan menyinggung adanya kementerian yang terbelit kasus hukum.

Namun demikian, Puan mengingatkan reshuffle merupakan prerogatif presiden. Kini sang pemegang hak prerogatif memilih berhati-hati bicara reshuffle, memasuki tahapan pendaftaran capres-cawapres ke KPU yang dimulai pada 19-25 Oktober 2023.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.