Akurat Logo

Pilpres Dua Putaran, Prabowo Juaranya

Roni Anggara | 31 Agustus 2023, 12:41 WIB
Pilpres Dua Putaran, Prabowo Juaranya

 


AKURAT.CO Pilpres 2024 potensi dimenangkan Prabowo Subianto, sekalipun digelar dalam dua putaran. Pilpres berpeluang dua putaran apabila Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan, resmi didaftarkan ke KPU.

Direktur Eksekutif Lembaga Survei Indonesia (LSI) Djayadi Hanan menyebutkan, peluang menangnya Prabowo dapat diketahui berdasarkan hasil survei terbaru. Temuan LSI, elektabilitas Prabowo unggul apabila head to head melawan Ganjar maupun Anies pada putaran kedua.

“Jika berhadapan dengan Anies Baswedan, elektabilitas Prabowo mencapai 53,1 persen. Berhadapan dengan Ganjar, elektabilitas Prabowo ada di angka 47,3 persen," kata Djayadi, dalam rilis yang disiarkan secara daring, Rabu (30/8/2023).

Baca Juga: Survei LSI: Ganjar Rebound Berlanjut, Tetap Teratas Kalahkan Prabowo Dan Anies

Menurutnya, Prabowo berpeluang berhadapan dengan Ganjar pada putaran kedua. Hasilnya lagi-lagi Prabowo unggul.

"Kalau yang berhadapan Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto, maka untuk sementara Prabowo masih unggul 5,1 persen, hampir dua kali margin of error keunggulannya. Jadi, cukup meaningful," tuturnya.

Survei LSI dilakukan pada periode 3-9 Agustus 2023 dengan melibatkan 1.220 orang responden. Pengumpulan data dilakukan menggunakan teknik wawancara tatap muka dengan menggunakan kuisioner dan margin of error kurang lebih 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Baca Juga: Survei LSI: Prabowo Jawara Top Of Mind Capres 2024

Hasil survei juga menyebutkan apabila pilpres digelar sekarang ini Prabowo yang unggul. Prabowo mendapatkan elektabilitas mencapai 24,2 persen.

"Jika pemilihan dilakukan saat ini, secara spontan, Prabowo paling banyak dipilih, 24,2 persen,
baru kemudian Ganjar 22,6 persen Anies 16,4 persen, nama lain jauh lebih rendah. Sementara 30,7 persen belum memberikan jawaban," kata Djayadi.

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.