Sejalan Dengan Jokowi, PAN Ingin Wujudkan Kedaulatan Pangan

AKURAT.CO Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, menyatakan bahwa partainya berkomitmen untuk mengawal terwujudnya kedaulatan pangan.
Komitmen ini muncul atas kesadaran dalam melihat situasi dunia yang akan mengalami krisis pangan pada 2050 akibat banyaknya gagal panen yang disebabkan perubahan iklim.
Menurut Zulhas, kedaulatan pangan juga jadi prioritas yang sedang dijalankan pemerintahan Presiden Joko Widodo. Presiden dinilai menyadari betul ancaman tersebut hingga akhirnya meminta peningkatan produksi secara masif baik itu dari petani, korporasi maupun BUMN.
Baca Juga: Zulhas Minta Suara PAN Tembus Dua Digit
Mandat tersebut harus dilanjutkan oleh pemerintahan yang memenangkan Pemilu 2024 nanti. Demi terwujudnya kedaulatan pangan nasional di masa yang akan datang.
"Swasembada pangan merupakan mandat pemerintahan berikutnya yang harus disukseskan bersama," ujar Zulhas saat berpidato dalam peringatan HUT Ke-25 PAN di Hotel Sultan, Jakarta, Senin (28/8/2023) malam.
Oleh sebab itu, selama menjabat sebagai Menteri Perdagangan, Zulhas mengambil sejumlah terobosan yang sejalan dengan visi kedaulatan pangan, seperti meluncurkan Gerakan Pangan Murah Serentak Nasional.
Baca Juga: Survei Indikator: Suara PAN Melejit
Kemudian juga menandatangani persetujuan ASEAN Food Safety Regulatory Framework (AFSRF). Sebuah persetujuan untuk menciptakan pendekatan keamanan pangan yang komprehensif dan terintegrasi di kawasan ASEAN.
Zulhas menilai bahwa ciri negara maju adalah yang mau mengurusi kesejahteraan pangan rakyatnya. Pesan itu sengaja disampaikannya kepada ribuan kader PAN agar senantiasa bekerja memikirkan kepentingan rakyat.
"Ciri negara maju adalah yang mengurusi pangan rakyatnya, bukan hanya berpikir komoditas pertaniannya," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cara Cek Penerima BSU Kemnaker 2026 Pakai NIK, Begini Status Link Resminya
- 2Soal Gugatan Syarat Pendidikan Gibran ke MK, Margarito Kamis: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- 3Setelah 'Cabut' dari Timnas Portugal, Masa Depan Cristiano Ronaldo dalam Ketidakpastian
- 4Trump Siapkan Tambahan 10.000 Pasukan AS ke Timur Tengah, Senator Desak Kongres Hentikan Dana Perang Iran
- 5Prediksi Belgia vs Turki 3 Oktober 2026: Susunan Pemain, H2H, dan Skor
- 6Asian Games: Indonesia Berpeluang Raih 5 Emas Besok, Padel Salah Satunya!
- 7Moto3 Jepang: Tanpa Alasan! Hiroshi Aoyama Tuntut Veda Ega Pratama dan Zen Mitani All Out di 'Kandang'
- 8Dokumen Pendidikan Gibran Dilaporkan ke Bareskrim, Keaslian Syarat Cawapres 2024 Jadi Sorotan
- 9Rocky Gerung Minta Buruh Kawal RUU Pelindungan Ketenagakerjaan, Jangan Mundur jika Berhadapan Kekuasaan
- 10Hanya Kompromi Politik, Fahri Hamzah Tantang DPR Tetapkan Ambang Batas Parlemen Nol atau 20 Persen






