Akurat

Sutarmidji - Ria Norsan Resmi Diusung Golkar di Pilgub Kalimantan Barat

Khaerul S | 7 Oktober 2017, 15:49 WIB
Sutarmidji - Ria Norsan Resmi Diusung Golkar di Pilgub Kalimantan Barat

AKURAT.CO, Partai Golkar secara resmi mengusung Sutarmidji dan Ria Norsan sebagai calon gubernur dan wakil gubernur pada Pilgub Kalimantan Barat 2018.

Wasekjend DPP Partai Golkar, Maman Abdurahman yang juga Korwil Kalbar menyatakan berdasarkan hasil rapat di DPP, maka DPD Golkar Kalbar memutuskan Sutarmidji (Wali Kota Pontianak) sebagai calon gubernur dan Ria Norsan (Bupti Mempawah) sebagai wakil gubernur pada Pilgub 2018 mendatang.

Ia mengatakan, keputusan politik DPP Partai Golkar itu berdasarkan rekomendasi DPD 1 terkait penjaringan calon Pilgub Kalbar periode 2018-2023.

Dan berdasarkan rekomendasi itu ada beberapa nama diusulkan yang juga berdasarkan rekomendasi dari bawah mereka yang telah masuk mendaftarkan diri sebagai calon gubernur Kalbar yaitu ada lima nama.

"Mereka adalah Karolin, Hildi Hamid, Sutarmidji, Ria Norsan, dan Adrianus Asia Sidot, serta ada juga yang mendaftar sebagai calon wagub yakni Paiman Arun," kata Maman di Pontianak, Sabtu (7/10).

Namun ujarnya lagi, berdasarkan pertimbangan DPP Partai Golkar memutuskan terkait Pilgub Kalbar ke depan yaitu ada tiga. Tiga rujukan awal itu adalah hasil survei, track recork program selama para calon tersebut menjabat sebagai kepala daerah dan yang terakhir adalah program ke depan.

"Berdasarkan tiga rujukan pertimbangan ini kami melihat berdasarkan hasil survei, di mana Golkar telah menggunakan lembaga survei Indo Barometer di internal kami dan hasilnya adalah berdasarkan urutan Sutarmidji berada di urutan pertama dengan hasil survei 38 persen, kemudian Karolin dengan 23 persen, Ria Norsan 16 persen, kemudian Adrianus Asia Sidot, Hildi Hamid termasuk Milton hasil surveinya tiga hingga lima persen," katanya.

Dari situlah katanya lagi, Partai Golkar menyeleksi tiga nama yakni, Sutarmidji, Karolin dan Ria Norsan.

"Kalau berdasarkan hasil survei, maka kami tidak ada pertimbangan lain selain mendukung Sutarmidji. Namun, tidak hanya melihat hasil survei akan tetapi lebih kepada pertimbangan track recork. Di mana respon tingkat kepuasan publik selama mereka menjabat paling tinggi ada pada Ria Norsan sekitar 82 persen di Mempawah. Kemudian Sutarmudji sekitar 78 persen, dan kenapa Karolin tidak ada, karena dia baru menjabat sebagai Bupati Landak dan belum bisa diukur," ujarnya.

Kemudian tolak ukur Partai Golkar, yakni visi pembangunan Kalbar ke depan. Di mana prioritas pembangunan Golkar untuk Kalbar yakni mengoptimalkan pembangunan pedalaman Kalbar.

Hal ini dinilai disebabkan adanya ketimpangan pembangunan antara perkotaan dan daerah pedalaman.

Maman menambahkan, hal ini yang menjadi kendala adalah rentang luas wilayah Kalbar yang sangat luar biasa. Maka langkah yang paling utama untuk mempercepat pembangunan daerah pedalaman dengan pemekaran provinsi.

"Kami melihat, berdasarkan diskusi dan tindak lanjut kami terhadap masing-masing kandidat maka kami melihat Sutarmidji dan Ria Norsan sangat berkomitmen untuk mendorong percepatan pemekaran Provinsi Kapuas Raya. Sehingga pasangan ini kami usung untuk memenangkannya di Pilgub 2018," tukasnya.[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Khaerul S
K
Editor
Khaerul S