Akurat Logo

Cara Memilih Ikan Segar di Pasar Agar Tidak Tertipu Penjual

Redaksi Akurat | 30 September 2026, 22:04 WIB
Cara Memilih Ikan Segar di Pasar Agar Tidak Tertipu Penjual
Cara Memilih Ikan Segar di Pasar Agar Tidak Tertipu Penjual

AKURAT.CO Dalam memilih ikan segar di pasar tradisional seringkali menjadi hal yang sulit bagi banyak konsumen, terutama bagi mereka yang baru mulai berbelanja.

Ikan yang tampak menarik tidak selamanya merupakan ikan yang segar dan layak untuk dimakan. Kesalahan dalam pemilihan ikan bisa membuat hidangan kurang enak dan bahkan menimbulkan risiko masalah kesehatan, seperti keracunan makanan.

Ikan yang segar memiliki kandungan gizi yang optimal untuk mendukung kesehatan otak dan jantung. Nutrisi seperti protein, omega-3, vitamin, dan mineral masih dalam keadaan baik apabila ikan berada dalam kondisi segar. Mari kita pelajari cara sederhana untuk mengenali ciri-ciri ikan segar agar tidak salah dalam berbelanja.

Baca Juga: Apa Makanan Terbaik Ikan Nila?

Mengapa Perlu Memilih Ikan Segar

Ikan segar tidak hanya penting karena rasanya yang lebih enak. Ikan yang tidak segar menjadi tempat yang ideal untuk berbagai bakteri yang dapat menyebabkan masalah kesehatan, bahkan keracunan makanan. Kandungan gizi pada ikan juga akan berkurang seiring waktu.

Chef profesional selalu memilih bahan-bahan yang segar, termasuk ikan, dalam menciptakan masakan yang berkualitas tinggi. Dengan memilih ikan yang segar, masakan yang Anda buat di rumah dapat setara dengan hidangan dari restoran.

Ciri-ciri Ikan Segar yang Harus Diketahui

Periksa Bagian Mata

Mata pada ikan segar terlihat cerah, bening, dan sedikit menonjol. Bagian putih pada mata harus bersih dengan pupil hitam yang gelap. Hindari ikan yang memiliki mata keruh, cekung, atau berlapis karena ini menandakan ikan sudah mati dalam waktu lama.

Perhatikan Warna Insang

Bagian insang adalah hal pertama yang perlu diperiksa saat membeli ikan. Angkat penutup insang di samping kepala ikan. Ikan yang baru ditangkap memiliki insang berwarna merah yang segar dan bersih, semakin merah insangnya, semakin baik kualitasnya.

Insang yang berwarna cokelat atau hitam menunjukkan bahwa ikan tidak layak untuk dimakan. Pastikan insang terasa lembap, bukan kering atau terlalu berlendir.

Cium Aroma Ikan

Ikan segar harus memiliki aroma laut yang ringan dan segar, bukan bau menyengat atau busuk. Anda berhak dan sebaiknya mencium ikan sebelum membelinya. Aroma amis yang kuat berarti ikan sudah terlanjur lama disimpan pada suhu ruangan dan mulai membusuk.

Raba Tekstur Daging

Tekan perut atau daging ikan dengan jari telunjuk. Ikan yang segar akan memberikan tekstur yang lembut namun kenyal, sehingga dapat kembali ke bentuk semula setelah ditekan. Daging yang terlalu lembek atau yang meninggalkan bekas tekanan menunjukkan bahwa ikan sudah tidak segar lagi.

Cek Kulit dan Sisik

Kulit ikan yang segar harus tampak berkilau dan tidak kusam, dan sisiknya juga mesti melekat dengan baik pada tubuh ikan. Jika sisiknya mudah lepas saat dipegang, itu menunjukkan bahwa ikan sudah lama disimpan. Kulit yang berkilau mencerminkan cara penyimpanan yang baik.

Baca Juga: Harga Ikan Naik Tinggi, Masyarakat Kesulitan Konsumsi Ikan Segar

Tips Praktis Saat Berbelanja

Kunjungi Di Waktu yang Tepat

Datanglah ke pasar di pagi hari ketika ikan baru saja tiba dari nelayan atau pemasok. Ikan akan lebih segar dan pilihan lebih beragam dibandingkan siang atau sore hari.

Jangan Ragu Untuk Bertanya

Pedagang yang baik biasanya akan menjelaskan dengan ramah mengenai asal ikan dan kapan ikan itu sampai. Jangan ragu untuk bertanya langsung agar tahu kualitas ikan yang ingin dibeli.

Bandingkan Beberapa Penjual

Jangan langsung ambil ikan dari penjual pertama. Bandingkan harga dan kualitas ikan di beberapa pedagang untuk mendapatkan penawaran terbaik.

Cara Menyimpan Ikan Segar

Segera setelah membeli ikan, simpanlah di kulkas. Agar ikan tetap segar lebih lama, tambahkan perasan lemon dan beberapa rempah segar sesuai selera. Gunakan wadah kedap udara agar tidak menyerap aroma dari makanan lain.

Ikan fresh dapat bertahan di dalam lemari pendingin sekitar satu sampai dua hari. Namun, untuk penyimpanan jangka panjang, lebih baik membekukan ikan di dalam freezer. Pastikan ikan telah dibersihkan sebelum disimpan.

Manfaat Mengonsumsi Ikan Segar

Ikan adalah sumber protein yang sangat baik untuk mempercepat pertumbuhan dan perbaikan jaringan tubuh, serta omega-3 yang penting untuk menjaga kesehatan jantung dan otak, serta mengurangi peradangan. Mengonsumsi ikan segar juga lebih aman karena tingkat bakteri yang rendah.

Sebuah studi di Amerika Serikat menemukan bahwa orang yang berusia di atas 65 tahun yang rutin mengonsumsi ikan bisa hidup rata-rata dua tahun lebih lama dibandingkan mereka yang tidak menyantap seafood.

Kesalahan yang Harus Dihindari

Hindari membeli ikan hanya karena harganya yang murah. Harga rendah terkadang menandakan bahwa ikan tersebut tidak segar atau kualitasnya kurang baik. Jangan pula membeli ikan dalam jumlah banyak jika Anda tidak akan mengolahnya segera.

Ikan gurame seberat 300-350 gram biasanya memiliki daging yang lebih lembut. Ukuran ikan dapat mempengaruhi tekstur dan kualitas daging, jadi pilihlah sesuai dengan kebutuhan masakan Anda.

Jenis Ikan yang Aman untuk Keluarga

Bagi anak-anak dan ibu hamil, pilihlah ikan yang memiliki kandungan merkuri rendah seperti salmon, kod, atau ikan dori. Pastikan ikan tersebut benar-benar segar dan dimasak dengan baik. Hindari memberikan ikan mentah atau setengah matang kepada anak-anak kecil.

Ikan lokal seperti tongkol, kembung, kakap, dan bawal merupakan pilihan baik karena biasanya lebih segar dan harganya lebih terjangkau dibandingkan dengan ikan impor.

Tia Ayulia (Magang)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

R
R