Cara Menanam Padi Organik Tanpa Pestisida Kimia yang Ramah Lingkungan

AKURAT.CO Padi organik adalah padi yang budidayanya tanpa menggunakan pestisida atau bahan kimia lainnya, melainkan menggunakan bahan alami seperti kompos dan pupuk pangan.
Menanam padi secara organik ini jauh lebih sehat karena aman dari bahan kimia. Namun, bagaimana cara menanam padi organik tanpa pestisida kimia? Berikut penjelasanya.
Baca Juga: Kamu Mau Menanam Padi, Buat Gula Aren dan Membatik? Klik Lokapoin
Mengapa Memilih Padi Organik?
Padi organik memiliki beberapa manfaat, di antaranya adalah:
Beras yang dihasilkan adalah beras yang sehat tanpa pestisida yang dapat membahayakan kesehatan manusia.
Lebih ramah lingkungan.
Rasa dan tekstur lebih alami dan pulen, serta memiliki aroma yang khas saat dimasak.
Bermanfaat bagi kesuburan tanah secara jangka panjang sehingga pertanian dapat berlanjut.
Kualitas dan kesehatan makanan akan lebih terjaga karena tidak ada senyawa kimia.
Langkah-langkah Cara Menanam Padi Organik Tanpa Pestisida Kimia
Memilih Benih Padi Organik Berkualitas
Tahap awal yang sangat menentukan adalah pemilihan benih. Gunakan varietas lokal yang terbukti adaptif dengan lingkungan setempat serta tahan terhadap serangan hama dan penyakit. Pastikan benih tidak melalui rekayasa genetika ataupun perlakuan kimia.
Mengolah Lahan Tanpa Bahan Kimia
Langkah berikutnya adalah menyiapkan lahan sawah secara alami. Tanah dibajak atau dicangkul lalu dibiarkan beberapa hari untuk proses aerasi. Petani bisa menambahkan pupuk hijau, pupuk kandang fermentasi, atau kompos untuk meningkatkan kesuburan. Dengan cara ini, tanah akan lebih gembur dan kaya mikroorganisme bermanfaat.
Teknik Penanaman dengan Pola Jajar Legowo
Pola jajar legowo menjadi metode unggulan dalam budidaya padi organik. Jarak tanam yang lebih renggang membuat tanaman mendapat cukup cahaya matahari serta sirkulasi udara lebih baik.
Pemupukan dengan Bahan Alami
Padi organik hanya diberi pupuk alami, baik padat maupun cair. Bahan yang bisa digunakan antara lain bokashi, kompos, atau pupuk kandang. Pemupukan dilakukan secara bertahap: saat tanam, usia 25–30 hari, dan usia 45–50 hari.
Mengendalikan Hama dengan Cara Alami
Dalam sistem organik, pestisida kimia tidak digunakan. Sebagai gantinya, petani bisa membuat pestisida nabati dari bahan alami seperti daun mimba, daun sirsak, serai, atau bawang putih.
Baca Juga: Ratusan Petani, Mulai Jalankan Program 'Menanam Padi 3 Kali Setahun'
Proses Panen dan Pascapanen yang Tepat
Panen dilakukan ketika bulir padi sudah matang penuh, biasanya di usia 110–130 hari tergantung varietas. Gunakan alat panen yang bersih untuk menjaga kualitas gabah. Setelah dipanen, gabah dikeringkan dengan sinar matahari alami hingga kadar air sesuai standar.
Mengetahui cara menanam padi organik tanpa pestisida kimia adalah langkah penting bagi petani yang ingin menghasilkan beras sehat sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.
Kunci utamanya ada pada pemupukan organik, pengendalian hama alami, dan pengelolaan sawah yang berkelanjutan.
Dengan cara ini, petani bisa mendapatkan hasil panen yang sehat, aman, dan bernilai ekonomi tinggi.
Shera Amalia Ghaitsa (Magang)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Dulu Minta Gibran Diganti, Kini Syahganda Bilang Sikapnya Berubah: Sekarang Saya di Pemerintahan
- 2Jokowi Muncul di Kertanegara, Prabowo Pergi Tak Lama Setelah Pertemuan
- 3Soal Gugatan Syarat Pendidikan Gibran ke MK, Margarito Kamis: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- 4Link Live Score Indonesia vs Thailand Final FIFA ASEAN Cup 2026, Cek Skor dan Susunan Pemain Sekarang!
- 5Link Live Streaming Indonesia vs Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Nonton di Sini!
- 6Kalender Jawa 5 Oktober 2026: Watak Weton Senin Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 7Link Live Streaming Indonesia vs Thailand Final FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Berapa dan Tayang di Mana?
- 8Pengurus PCNU Serahkan Bukti dan Kembalikan Uang Risywah Muktamar ke KPK
- 9Peluang Gibran di Pilpres 2029 Tetap Terbuka Lebar Meski Lawan Politik Terus Bermanuver
- 10Presiden Prabowo Minta Perekrutan TNI-Polri Tidak Melulu Lihat Fisik, Boleh Berkacamata Asal Pintar








