Struktur Cerpen yang Mudah Dipahami Pemula

AKURAT.CO Cerita pendek atau cerpen merupakan salah satu bentuk karya sastra yang sering dipelajari oleh pemula, terutama di tingkat sekolah.
Cerpen disukai karena ceritanya singkat, padat, dan fokus pada satu peristiwa utama. Agar dapat menulis cerpen dengan baik, penting untuk memahami struktur cerpen secara benar.
Artikel ini akan membahas struktur cerpen yang mudah dipahami pemula, lengkap dengan penjelasan sederhana pada setiap bagiannya.
Baca Juga: Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 11 Halaman 62 Tentang Cerpen
Pengertian Cerita Pendek (Cerpen)
Cerita pendek atau yang biasa disingkat cerpen merupakan salah satu jenis prosa fiksi yang berisi cerita rekaan atau tidak berdasarkan kejadian nyata.
Cerpen memiliki bentuk yang singkat, padat, dan langsung pada inti cerita, berbeda dengan karya fiksi lain yang lebih panjang seperti novelet dan novel.
Struktur Cerpen
Struktur cerpen merupakan susunan bagian cerita yang membentuk alur secara utuh dan runtut.
Dengan memahami struktur cerpen, penulis dapat menyampaikan cerita secara jelas dan menarik, sehingga pembaca mudah mengikuti jalan cerita dari awal hingga akhir.
Berikut struktur cerpen yang umum digunakan:
1. Abstrak
Abstrak merupakan bagian pembuka cerpen yang berisi gambaran singkat atau ringkasan isi cerita.
Abstrak berfungsi menarik perhatian pembaca sebelum masuk ke cerita utama. Namun, bagian ini bersifat opsional dan tidak selalu ditemukan dalam setiap cerpen.
2. Orientasi
Orientasi berfungsi sebagai pengenalan cerita. Pada bagian ini, penulis memperkenalkan tokoh, latar tempat, latar waktu, serta suasana awal cerita.
Orientasi membantu pembaca memahami konteks dan situasi sebelum konflik muncul.
3. Komplikasi
Komplikasi adalah bagian ketika konflik atau permasalahan mulai muncul. Masalah yang dihadapi tokoh utama menjadi pusat cerita dan membuat alur berkembang. Bagian ini berperan penting karena menentukan daya tarik cerpen.
4. Evaluasi
Evaluasi berisi perkembangan konflik yang semakin memuncak. Tokoh utama mulai menghadapi masalah dengan lebih serius dan berusaha mencari jalan keluar. Ketegangan cerita biasanya meningkat pada bagian ini.
5. Resolusi
Resolusi merupakan bagian penyelesaian konflik. Pada tahap ini, masalah yang dialami tokoh mulai menemukan solusi, baik berakhir dengan kebahagiaan, kesedihan, maupun akhir terbuka sesuai pesan cerita.
6. Koda
Koda adalah bagian penutup cerpen yang berisi pesan moral, amanat, atau perubahan sikap tokoh setelah mengalami peristiwa dalam cerita. Sama seperti abstrak, koda juga bersifat opsional.
Baca Juga: Perbedaan Cerpen dan Novel secara Mendalam
Fungsi Struktur Cerpen
- Membantu menyusun alur cerita secara runtut
Struktur cerpen membantu penulis mengatur urutan cerita dari pengenalan hingga penutup agar alurnya jelas dan tidak membingungkan. - Memudahkan pembaca memahami isi cerita
Dengan struktur yang jelas, pembaca dapat mengikuti jalan cerita, konflik, dan penyelesaiannya dengan lebih mudah. - Menjaga fokus cerita
Struktur cerpen membuat cerita tetap terpusat pada satu peristiwa utama sehingga tidak melebar dan tetap efektif meskipun singkat. - Membantu pengembangan konflik
Setiap bagian struktur berperan dalam membangun dan mengembangkan konflik secara bertahap hingga mencapai penyelesaian. - Menyampaikan pesan moral dengan jelas
Struktur cerpen membantu penulis menyampaikan amanat atau pesan moral secara halus dan tepat pada akhir cerita. - Menjadi panduan bagi penulis pemula
Bagi pemula, struktur cerpen berfungsi sebagai kerangka dasar dalam menulis cerpen yang baik, logis, dan menarik.
Struktur cerpen merupakan susunan penting yang membantu penulis menyampaikan cerita secara runtut dan mudah dipahami.
Dengan memahami bagian-bagian cerpen seperti abstrak, orientasi, komplikasi, evaluasi, resolusi, dan koda, penulis terutama pemula dapat membangun alur cerita yang jelas dan menarik.
Selain itu, struktur cerpen juga berfungsi menjaga fokus cerita, mengembangkan konflik, serta menyampaikan pesan moral dengan tepat.
Oleh karena itu, pemahaman struktur cerpen menjadi langkah dasar yang penting dalam menulis cerpen yang baik dan efektif.
Vidhia Ramadhanti (Magang)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








