Sambut Era Industri 5.0: USNI Luncurkan Transformasi Pendidikan dan Logo Baru

AKURAT.CO Universitas Satya Negara Indonesia (USNI) resmi meluncurkan transformasi pendidikan menyeluruh untuk menjawab tantangan era Industri 5.0.
Transformasi ini tidak hanya menyentuh kurikulum, tetapi juga pendekatan pembelajaran, penguatan karakter, serta penguasaan keterampilan digital yang relevan dengan dunia kerja masa depan.
Mengusung tagline #JadiVersiTerbaikDiri, USNI melakukan riset bersama Kadence International sejak 2022 untuk memetakan kesenjangan antara lulusan dan kebutuhan industri.
Hasilnya memperlihatkan bahwa keterampilan seperti berpikir kritis, kepemimpinan, literasi digital, komunikasi, dan penguasaan bahasa Inggris masih perlu diperkuat.
"Transformasi ini dirancang agar lulusan USNI tidak hanya siap bersaing secara global, tapi juga mengenali dan mengembangkan potensi dirinya," ujar Rektor USNI, Dr. Sihar P.H. Sitorus, B.S.B.A., MBA, Senin (4/8/2025).
Pendekatan baru ini juga mempertimbangkan karakteristik Gen Z yang menjadi subjek pendidikan hari ini—generasi yang kreatif namun rentan terhadap tekanan sosial.
Karena itu, USNI menghadirkan sistem pendampingan empat tahun, mulai dari self-discovery di tahun pertama hingga kesiapan karier dan professional networking di tahun keempat.
Bersamaan dengan transformasi akademik, USNI juga meluncurkan logo baru sebagai simbol arah strategis ke depan.
Baca Juga: Daftar Kode Redeem FF Terbaru Hari Ini 4 Agustus, Dapatkan : Bundle Naruto Minato
Logo bergambar kompas merepresentasikan peran USNI dalam membimbing mahasiswa menjelajahi potensi diri dan menghadapi tantangan zaman dengan arah yang jelas.
“Logo baru ini adalah simbol arah dan semangat baru kami dalam mencetak lulusan adaptif, berpikiran global, dan siap menjadi agen perubahan,” ujar Wakil Rektor II, Dr. Yosi Stefani, SE., MM.
Untuk memperkuat kualitas pengajaran, USNI juga menghadirkan dosen-dosen lulusan luar negeri penerima beasiswa LPDP dari kampus ternama dunia seperti Harvard, Monash, Glasgow, dan UCL.
Menurut Wakil Rektor I dan III, Dr. Dian Alanudin, MBA., GRCE., kehadiran mereka memberi warna baru pada ekosistem belajar yang inklusif dan transformatif.
"Kami ingin mahasiswa tumbuh bersama dosen, belajar dari perspektif global, dan tetap membumi," jelasnya.
Transformasi USNI juga ditopang kolaborasi strategis dengan dunia industri dan institusi nasional maupun internasional. Di tingkat nasional, USNI bermitra dengan Telkom, Pegadaian, Bank Mandiri, OJK, dan lainnya.
Di kancah global, kerja sama dilakukan dengan institusi di Jepang, Tiongkok, dan Malaysia, termasuk program magang untuk mahasiswa FEB dan FPIK ke Jepang.
Sebagai bagian dari grup YADIKA, USNI juga didukung oleh jaringan bisnis di sektor perhotelan, kesehatan, percetakan, properti, dan pendidikan.
Semua ini memperkuat posisi USNI sebagai kampus yang tidak hanya menyiapkan lulusan untuk lulus, tapi juga siap kerja dan berkarya.
Baca Juga: Proyek Tol Kataraja Bikin Saham PANI Makin Seksi, Potensi Naik 59 Persen
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini






