Franklin ke Faraday, Jejak Panjang Sejarah Penemuan Listrik
Eko Krisyanto | 26 Juli 2025, 11:39 WIB

AKURAT.CO Listrik, yang kini menjadi kebutuhan vital bagi umat manusia, dulunya hanya berupa gejala alam yang membingungkan.
Perjalanan pemahaman tentang listrik dimulai dari eksperimen berani Benjamin Franklin di abad ke-18, lalu berkembang pesat melalui penemuan induksi elektromagnetik oleh Michael Faraday di awal abad ke-19. Keduanya bukan hanya berkontribusi pada ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi fondasi bagi teknologi listrik yang kita gunakan saat ini.
Benjamin Franklin, seorang ilmuwan sekaligus negarawan asal Amerika Serikat, dikenal luas atas eksperimen legendarisnya pada tahun 1752 yang membuktikan bahwa petir adalah bentuk dari listrik statis.
Dalam eksperimen tersebut, Franklin menerbangkan layang-layang saat badai dengan seutas kunci logam yang terikat pada talinya. Saat kunci tersebut mengeluarkan percikan api, dia menyimpulkan bahwa muatan listrik dari awan telah berhasil ditangkap.
Pada 1752 Benjamin Franklin mengatakan bahwa hasil eksperimennya menjadi bukti bahwa fenomena petir merupakan bagian dari gejala kelistrikan alami.
Setelah temuan Franklin, sains terus berkembang dan mencapai puncak penting lainnya melalui sosok Michael Faraday, ilmuwan asal Inggris yang dikenal sebagai pelopor dalam bidang elektromagnetisme.
Pada tahun 1831, Faraday berhasil menemukan prinsip induksi elektromagnetik, yaitu bahwa perubahan medan magnet dapat menghasilkan arus listrik.
Eksperimen Faraday yang dilakukan di Royal Institution London menggunakan kawat tembaga dan cincin besi untuk membuktikan bahwa listrik dapat dihasilkan dari gerakan magnet. Hasil eksperimennya tersebut menunjukkan hubungan langsung antara magnet dan listrik, yang menjadi dasar bagi penemuan generator listrik.
Kedua tokoh ini memiliki peran krusial dalam membuka tabir kelistrikan. Franklin berkontribusi pada pemahaman dasar tentang sifat listrik, sementara Faraday meletakkan dasar bagi pemanfaatan listrik dalam skala praktis.
Baca Juga: UPDATE Daftar Tarif Listrik PLN Juli 2025: Cek Golongan Subsidi dan Non-Subsidi, Berapa Tagihanmu?
Tanpa eksperimen berani Franklin dan kejeniusan ilmiah Faraday, mungkin manusia tak akan secepat ini mencapai era elektrifikasi global.
Jejak panjang mereka membuktikan bahwa kemajuan teknologi dimulai dari rasa ingin tahu dan keberanian untuk bereksperimen dengan hal-hal yang tampak tak kasat mata.
Salsabilla Nur Wahdah (Magang)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 7Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 8Harimau Siberia Tewaskan Pengunjung di Inggris, Berakhir Disuntik Mati?
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini








