Akurat

Personal Branding Adalah? Inilah Pengertian, Manfaat, Tujuan, dan Contoh yang Akurat

Rahman Sugidiyanto | 10 April 2025, 08:35 WIB
Personal Branding Adalah? Inilah Pengertian, Manfaat, Tujuan, dan Contoh yang Akurat

AKURAT.CO Di era digital yang terus berkembang, personal branding menjadi aspek penting bukan hanya bagi para profesional, tetapi juga individu di berbagai bidang.

Personal branding adalah cara seseorang membentuk citra diri di hadapan publik, baik secara langsung maupun melalui media digital.

Artikel ini membahas pengertian, manfaat, tujuan, serta contoh personal branding berdasarkan referensi terpercaya.

Baca Juga: Tips Jitu, Cara Mudah Bangun Personal Branding

Pengertian Personal Branding

Secara sederhana, personal branding adalah proses strategis untuk membentuk dan memelihara persepsi positif terhadap diri sendiri di mata publik.

Menurut Susan Gunelius, CEO sebuah perusahaan komunikasi pemasaran, personal branding adalah bagaimana seseorang membentuk pandangan masyarakat dengan menonjolkan keahlian dan karakteristik unik yang dimilikinya.

Lebih dari sekadar reputasi profesional, personal branding mencerminkan nilai-nilai pribadi serta konsistensi perilaku dan komunikasi sehari-hari.

Baca Juga: 5 Strategi Membangun Personal Branding yang Kuat di LinkedIn

Manfaat Personal Branding

1. Meningkatkan Kredibilitas dan Kepercayaan

Citra diri yang konsisten dan positif membangun kepercayaan dari rekan kerja, audiens, atau klien.

2. Membuka Peluang Karier

Branding diri yang kuat dapat menarik perhatian perekrut dan mempercepat jenjang karier karena individu dikenal dengan keahlian spesifik.

3. Memperluas Jaringan Profesional

Individu dengan citra positif lebih mudah membangun koneksi dengan orang-orang yang memiliki minat dan visi serupa.

4. Meningkatkan Kepercayaan Diri

Proses membangun personal branding memperkuat kesadaran akan potensi diri sehingga meningkatkan rasa percaya diri.

Baca Juga: Microsoft Resmi Ubah Branding Office Menjadi Microsoft 365 Copilot

Tujuan Personal Branding

  • Membedakan Diri dari Orang Lain: Menonjol di tengah persaingan dengan keunikan pribadi.

  • Membangun Identitas Profesional: Menjadi dikenal sebagai ahli di bidang tertentu.

  • Mencapai Tujuan Pribadi dan Karier: Dengan citra diri yang kuat, tujuan hidup lebih mudah dicapai.

Baca Juga: Harga Emas Antam di Pegadaian Terbaru 10 April 2025: Kembali Menguat Pasca Turun Drastis

Contoh Personal Branding

  • Jerome Polin: Konten edukatif dan motivatif tentang pendidikan dan perjuangan kuliah di luar negeri.

  • Jeff Bezos: Membangun citra sebagai inovator teknologi dan pendiri Amazon.

  • Vina Muliana: Influencer karier yang aktif membagikan konten seputar dunia kerja dan pengembangan diri di TikTok.

Cara Membangun Personal Branding

  • Kenali keahlian dan nilai yang dimiliki.

  • Tentukan audiens atau target pasar.

  • Gunakan platform digital untuk menampilkan keahlian dan aktivitas.

  • Konsisten dalam menyampaikan pesan melalui tindakan dan komunikasi.

 

Personal branding adalah proses strategis membangun citra diri yang unik dan profesional.

Manfaatnya sangat besar, mulai dari peningkatan kredibilitas, membuka jalan karier, hingga memperluas jejaring sosial.

Dengan strategi yang tepat dan konsisten, siapa pun bisa mengembangkan personal branding yang kuat dan berdampak, sebagaimana ditunjukkan oleh tokoh-tokoh seperti Jerome Polin dan Jeff Bezos.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.