Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 9 Halaman 107 Kurikulum Merdeka: Lembar Pengamatan Pidato ‘Bung Karno’

AKURAT.CO Ini dia kunci jawaban Bahasa Indonesia kelas 9 Kurikulum Merdeka halaman 107 mengenai lembar pengamatan pidato Bung Karno.
Sebelum melihat kunci jawaban, siswa diharapkan mengerjakan secara mandiri terlebih dahulu untuk mengembangkan kemampuan analisis dan pemahaman mereka terhadap pidato Bung Karno.
Dengan cara ini, siswa dapat mengasah keterampilan dalam mengamati dan menilai teks pidato tanpa bergantung langsung pada jawaban yang sudah tersedia.
Setelah itu, barulah siswa dapat memeriksa hasil kerjanya dengan kunci jawaban untuk memastikan pemahaman yang lebih mendalam.
Baca Juga: 50 Ucapan Imlek 2025 untuk Dijadikan Caption di Media Sosial, Bahasa Mandarin dan Bahasa Indonesia
Soal
Jika kalian dapat mengakses internet, carilah video pidato Bung Karno, Proklamator Indonesia. Jika akses internet tidak tersedia, kalian dapat menyimak jenis pidato lain, misalnya ceramah di tempat ibadah terdekat di lingkungan kalian. Gunakan lembar pengamatan ini untuk mencatat.
Lembar Pengamatan
Sumber Video: https://www/youtube.com/watch?v=xlSSQPlto5U
Judul Video: Pidato Bung Karno Mengguncang Dunia di PBB
Topik pembahasan : Kritik terhadap imperialisme, kolonialisme, dan neo-kolonialisme di dunia
Nama pembicara : Ir. Soekarno
Tempat Sidang Umum PBB. New York Tanggal : 30 September 1960
Masalah yang dibahas:
- Terdapat penindasan, penjajahan, dan eksploitasi yang dilakukan oleh negara-negara imperialis Barat dan Timur terhadap bangsa-bangsa di Asia, Afrika, dan Amerika Latin.
- Campur tangan negara asing dalam urusan dalam negeri Indonesia mengancam kedaulatan dan kemerdekaannya.
- Ketimpangan dan ketidakadilan sosial-ekonomi di seluruh dunia memicu kemiskinan, kelaparan, dan penderitaan bagi sebagian besar umat manusia.
Penyebab timbulnya masalah:
- Ambisi dan keserakahan negara-negara imperialis yang berusaha menguasai sumber daya alam, pasar, dan tenaga kerja dari negara-negara yang lebih lemah dan terbelakang.
- Motif politik dan ideologi negara-negara imperialis yang berusaha memaksakan sistem dan pandangan mereka kepada bangsa-bangsa dengan budaya dan sejarah yang berbeda.
- Ketidakpedulian negara-negara anggota PBB yang enggan menentang atau memberi sanksi kepada negara-negara imperialis yang melanggar hak asasi manusia dan Piagam PBB.
Dampak yang timbul:
- Bangsa-bangsa yang terjajah dan tertindas melakukan perlawanan, pemberontakan, dan revolusi untuk memperjuangkan kemerdekaan, keadilan, dan kesejahteraan mereka.
- Ancaman terciptanya Perang Dunia Ketiga yang bisa menghancurkan peradaban manusia jika negara-negara imperialis terus melanjutkan tindakan mereka yang merusak perdamaian dunia.
- Terbangunnya kesadaran dan solidaritas di antara negara-negara Asia, Afrika, dan Amerika Latin yang dikenal dengan "Gestapu" (Gerakan Tiga Benua) untuk bersatu dan bekerjasama mengatasi masalah dunia.
Tindakan yang perlu dilakukan:
- Mengakhiri segala bentuk imperialisme, kolonialisme, dan neo-kolonialisme di dunia, baik dengan cara damai maupun dengan cara yang diperlukan sesuai Piagam PBB.
- Menghormati hak-hak bangsa Indonesia sebagai negara yang berdaulat, tanpa adanya campur tangan asing dalam urusan dalam negeri.
- Membangun dunia yang lebih adil, damai, dan sejahtera melalui peningkatan kerjasama, persahabatan, dan saling pengertian antarbangsa.
Baca Juga: Wajib Serbu! Promo JSM Alfamart Terbaru 24-26 Januari 2025, Cek Katalognya di Sini
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cara Cek Penerima BSU Kemnaker 2026 Pakai NIK, Begini Status Link Resminya
- 2Setelah 'Cabut' dari Timnas Portugal, Masa Depan Cristiano Ronaldo dalam Ketidakpastian
- 3Prediksi Belgia vs Turki 3 Oktober 2026: Susunan Pemain, H2H, dan Skor
- 4Asian Games: Indonesia Berpeluang Raih 5 Emas Besok, Padel Salah Satunya!
- 5Trump Siapkan Tambahan 10.000 Pasukan AS ke Timur Tengah, Senator Desak Kongres Hentikan Dana Perang Iran
- 6Moto3 Jepang: Tanpa Alasan! Hiroshi Aoyama Tuntut Veda Ega Pratama dan Zen Mitani All Out di 'Kandang'
- 7Kalender Jawa 2 Oktober 2026: Watak Weton Jumat Pahing Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 8Dokumen Pendidikan Gibran Dilaporkan ke Bareskrim, Keaslian Syarat Cawapres 2024 Jadi Sorotan
- 9Anak Usaha Lyman Group Urus HGB Kota Baru Parahyangan ke ATR/BPN, KPK Dalami Setorannya
- 10KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid di Kasus ATR/BPN, Dalami Alur Setoran hingga Pusat









