Akurat

Model Pembelajaran Kurikulum Merdeka SD, SMP, hingga SMA dari Kemendikbud

Sultan Tanjung | 6 Oktober 2024, 14:15 WIB
Model Pembelajaran Kurikulum Merdeka SD, SMP, hingga SMA dari Kemendikbud

AKURAT.CO Kurikulum Merdeka adalah inisiatif dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) yang bertujuan untuk memberikan fleksibilitas dan kebebasan kepada satuan pendidikan dalam mengembangkan proses pembelajaran.

Kurikulum ini diterapkan mulai dari jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Artikel ini akan membahas model pembelajaran Kurikulum Merdeka berdasarkan penjelasan dari jurnal ilmiah universitas.

Baca Juga: Contoh Deskripsi Diri PPPK Guru SD 3000 Karakter

Prinsip Dasar Kurikulum Merdeka

Kurikulum Merdeka didasarkan pada beberapa prinsip utama, yaitu:

  1. Fokus pada Muatan Esensial:

    • Pembelajaran berpusat pada muatan yang paling diperlukan untuk mengembangkan kompetensi dan karakter murid. Hal ini memungkinkan pendidik memiliki waktu yang memadai untuk melakukan pembelajaran yang mendalam dan bermakna.
  2. Pengembangan Karakter:

    • Kurikulum ini menekankan pengembangan kompetensi spiritual, moral, sosial, dan emosional murid. Pengembangan karakter ini dilakukan baik melalui alokasi waktu khusus maupun secara terintegrasi dengan proses pembelajaran, seperti melalui Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5).
  3. Fleksibilitas:

    • Pembelajaran dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengembangan kompetensi murid, karakteristik satuan pendidikan, dan konteks lingkungan sosial budaya setempat.

Model Pembelajaran di SD

Pada jenjang SD, Kurikulum Merdeka menekankan pada pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna. Beberapa model pembelajaran yang diterapkan antara lain:

  • Pembelajaran Tematik Terpadu:
    • Mengintegrasikan berbagai mata pelajaran dalam satu tema untuk memberikan pengalaman belajar yang holistik.
  • Pembelajaran Berbasis Proyek:
    • Siswa diajak untuk menyelesaikan proyek nyata yang relevan dengan kehidupan sehari-hari, sehingga mereka dapat mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan kreatif.

Model Pembelajaran di SMP

Pada jenjang SMP, Kurikulum Merdeka menekankan pada pengembangan kompetensi dasar dan penguatan karakter.

Model pembelajaran yang diterapkan antara lain:

  • Pembelajaran Berbasis Inkuiri:
    • Siswa didorong untuk melakukan penyelidikan dan eksperimen untuk menemukan konsep-konsep baru.
  • Pembelajaran Berbasis Masalah:
    • Siswa diajak untuk memecahkan masalah nyata yang kompleks, yang membantu mereka mengembangkan keterampilan analitis dan pemecahan masalah.

Model Pembelajaran di SMA

Pada jenjang SMA, Kurikulum Merdeka menekankan pada persiapan siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi atau memasuki dunia kerja.

Model pembelajaran yang diterapkan antara lain:

  • Pembelajaran Berbasis Proyek dan Penelitian:
    • Siswa melakukan proyek dan penelitian yang mendalam dalam bidang yang diminati, yang membantu mereka mengembangkan keterampilan penelitian dan berpikir kritis.
  • Pembelajaran Diferensiasi:
    • Pembelajaran disesuaikan dengan minat, bakat, dan kebutuhan masing-masing siswa, sehingga mereka dapat mencapai potensi maksimal mereka.

Kesimpulan

Kurikulum Merdeka memberikan fleksibilitas dan kebebasan kepada satuan pendidikan untuk mengembangkan proses pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik siswa.

Dengan berbagai model pembelajaran yang diterapkan di jenjang SD, SMP, dan SMA, Kurikulum Merdeka bertujuan untuk mengembangkan kompetensi dan karakter siswa secara holistik.

Implementasi kurikulum ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia dan mempersiapkan siswa untuk menghadapi tantangan masa depan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.