Akurat

Bagaimana Makhluk Hidup dalam Suatu Ekosistem Berkaitan Satu dengan Lainnya?

Sultan Tanjung | 26 September 2024, 21:55 WIB
Bagaimana Makhluk Hidup dalam Suatu Ekosistem Berkaitan Satu dengan Lainnya?

AKURAT.CO Ekosistem adalah sistem yang terdiri dari makhluk hidup (biotik) dan komponen tidak hidup (abiotik) yang saling berinteraksi dan mempengaruhi satu sama lain dalam suatu lingkungan tertentu.

Interaksi ini menciptakan keseimbangan yang memungkinkan kelangsungan hidup berbagai spesies.

Artikel ini akan membahas bagaimana makhluk hidup dalam suatu ekosistem berkaitan satu dengan lainnya berdasarkan penjelasan dari berbagai jurnal ilmiah dan sumber terpercaya.

Baca Juga: Bagaimana Hubungan Antara Tanaman dan Hewan dalam Satu Ekosistem?

1. Rantai Makanan dan Jaring-Jaring Makanan

Salah satu cara utama makhluk hidup dalam ekosistem saling berkaitan adalah melalui rantai makanan.

Rantai makanan adalah urutan peristiwa makan dan dimakan di antara makhluk hidup untuk mendapatkan energi. 

Dalam rantai makanan, makhluk hidup dibedakan menjadi produsen, konsumen, dan dekomposer.

Produsen, seperti tumbuhan, mengolah energi matahari menjadi makanan melalui fotosintesis.

Konsumen, seperti hewan herbivora dan karnivora, memakan produsen atau konsumen lainnya untuk mendapatkan energi.

Dekomposer, seperti bakteri dan jamur, menguraikan sisa-sisa makhluk hidup menjadi nutrisi yang dapat digunakan kembali oleh produsen.

Jaring-jaring makanan adalah kumpulan dari beberapa rantai makanan yang saling berkaitan dalam ekosistem. 

Dalam jaring-jaring makanan, satu makhluk hidup dapat menjadi bagian dari beberapa rantai makanan, menunjukkan hubungan yang kompleks dan saling bergantung satu sama lain.

Baca Juga: Pembelajaran dengan Pendekatan CRT Dirancang dengan Mengacu pada…

2. Hubungan Simbiosis

Simbiosis adalah hubungan antara dua makhluk hidup yang berbeda spesies dalam ekosistem. Ada tiga jenis simbiosis yang umum terjadi:

  • Mutualisme: Kedua makhluk hidup mendapatkan manfaat dari hubungan ini. Contohnya adalah hubungan antara bunga dan lebah, di mana bunga mendapatkan bantuan penyerbukan dan lebah mendapatkan nektar sebagai makanan.
  • Parasitisme: Satu makhluk hidup mendapatkan manfaat sementara yang lain dirugikan. Contohnya adalah kutu yang hidup di tubuh hewan.
  • Komensalisme: Satu makhluk hidup mendapatkan manfaat sementara yang lain tidak dirugikan maupun diuntungkan. Contohnya adalah ikan remora yang menempel pada hiu untuk mendapatkan sisa makanan.

3. Ketergantungan Terhadap Faktor Abiotik

Selain berhubungan dengan makhluk hidup lain, makhluk hidup dalam ekosistem juga bergantung pada faktor abiotik, seperti air, udara, tanah, dan cahaya matahari.

Faktor-faktor ini penting untuk mendukung kehidupan makhluk hidup. Misalnya, tumbuhan membutuhkan cahaya matahari untuk fotosintesis, sementara hewan membutuhkan air untuk bertahan hidup.

4. Peran Ekologis dan Niche

Setiap makhluk hidup dalam ekosistem memiliki peran ekologis atau niche yang spesifik.

Peran ini mencakup cara makhluk hidup mendapatkan makanan, tempat tinggal, dan bagaimana mereka berinteraksi dengan makhluk hidup lainnya.

Menurut penelitian yang dipublikasikan di Journal of Ecology, pemahaman tentang niche membantu menjelaskan bagaimana spesies dapat hidup berdampingan dan mengurangi persaingan untuk sumber daya.

Kesimpulan

Makhluk hidup dalam suatu ekosistem saling berkaitan melalui berbagai cara, termasuk rantai makanan, jaring-jaring makanan, hubungan simbiosis, ketergantungan terhadap faktor abiotik, dan peran ekologis.

Interaksi ini menciptakan keseimbangan yang memungkinkan kelangsungan hidup berbagai spesies dalam ekosistem.

Dengan memahami hubungan ini, kita dapat lebih menghargai kompleksitas dan keindahan alam serta pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.