Akurat

Suasana Rapat dalam Pendekatan Berbasis Kekurangan dan Pendekatan Berbasis Aset Kekuatan

Sultan Tanjung | 13 Agustus 2024, 22:10 WIB
Suasana Rapat dalam Pendekatan Berbasis Kekurangan dan Pendekatan Berbasis Aset Kekuatan

AKURAT.CO Dalam dunia organisasi dan manajemen, pendekatan yang digunakan dalam rapat dapat mempengaruhi hasil dan dinamika tim.

Dua pendekatan yang sering dibahas adalah pendekatan berbasis kekurangan (deficit-based) dan pendekatan berbasis aset/kekuatan (asset-based).

Artikel ini akan membahas suasana rapat yang termasuk dalam kedua pendekatan ini, berdasarkan penjelasan dari berbagai jurnal ilmiah.

1. Pendekatan Berbasis Kekurangan: 

Pendekatan berbasis kekurangan fokus pada masalah, hambatan, dan kekurangan yang ada dalam suatu situasi.

Dalam suasana rapat yang menggunakan pendekatan ini, beberapa ciri yang dapat diamati adalah:

  • Fokus pada Masalah: Peserta rapat cenderung memusatkan perhatian pada masalah dan hambatan yang dihadapi. Diskusi lebih banyak berkisar pada kelemahan, kekurangan, atau ketidaksempurnaan yang mungkin muncul.
  • Pencarian Solusi pada Kekurangan: Diskusi lebih banyak terkait dengan mencari solusi untuk mengatasi kekurangan atau masalah yang diidentifikasi. Analisis biasanya dilakukan untuk mengidentifikasi akar penyebab masalah dan mengatasinya.
  • Perasaan Negatif: Suasana rapat mungkin menjadi kurang optimis dan lebih cenderung menuju pemecahan masalah. Mungkin timbul perasaan kekhawatiran atau frustrasi terkait dengan kendala atau tantangan yang dihadapi.

2. Pendekatan Berbasis Aset/Kekuatan: 

Pendekatan berbasis aset/kekuatan fokus pada potensi, kelebihan, dan sumber daya yang ada.

Dalam suasana rapat yang menggunakan pendekatan ini, beberapa ciri yang dapat diamati adalah:

  • Fokus pada Potensi dan Kelebihan: Peserta rapat lebih banyak memusatkan perhatian pada potensi, kelebihan, dan sumber daya yang sudah ada. Mereka mencari peluang dan kekuatan yang dapat dioptimalkan.
  • Pembangunan dari Posisi yang Kuat: Diskusi lebih banyak terkait dengan bagaimana memanfaatkan kekuatan dan sumber daya yang ada untuk mencapai tujuan. Tim berfokus pada membangun dari posisi yang kuat dan memanfaatkan aset yang dimiliki.
  • Atmosfer Positif: Suasana rapat lebih cenderung positif dan bersemangat. Fokus pada kekuatan dan potensi dapat menciptakan energi positif dalam tim, mendorong kreativitas, dan meningkatkan motivasi.

Kesimpulan

Suasana rapat dapat sangat dipengaruhi oleh pendekatan yang digunakan.

Pendekatan berbasis kekurangan cenderung fokus pada masalah dan kekurangan, yang dapat menciptakan suasana yang kurang optimis dan penuh kekhawatiran.

Sebaliknya, pendekatan berbasis aset/kekuatan fokus pada potensi dan kelebihan, menciptakan suasana yang lebih positif dan bersemangat.

Memahami perbedaan ini dapat membantu organisasi memilih pendekatan yang paling sesuai untuk mencapai tujuan mereka dan menciptakan dinamika tim yang sehat dan produktif.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.