Data: 8 Persen Anak Usia 8-12 Tahun Meninggal karena Bunuh Diri

AKURAT.CO Data terbaru menunjukkan peningkatan tahunan yang mengkhawatirkan sebesar 8% dalam jumlah anak-anak Amerika berusia 8 hingga 12 tahun yang meninggal karena bunuh diri, dengan peningkatan paling tajam terlihat di kalangan anak perempuan.
Bunuh diri kini telah menjadi penyebab kematian kelima di kalangan praremaja pria dan wanita, lapor tim yang dipimpin oleh Donna Ruch, dari Rumah Sakit Anak Nationwide di Columbus, Ohio.
Ruch bekerja di Pusat Pencegahan dan Penelitian Bunuh Diri rumah sakit tersebut. Timnya menerbitkan temuannya pada tanggal 30 Juli di jurnal JAMA Network Open.
Meningkatnya angka bunuh diri di kalangan anak-anak telah memicu kekhawatiran bagi para ahli dalam beberapa tahun terakhir.
"Pada tahun 2021, Institut Kesehatan Mental Nasional mengadakan serangkaian diskusi meja bundar penelitian untuk mengatasi meningkatnya angka bunuh diri di kalangan praremaja, yang didefinisikan sebagai remaja berusia 8 hingga 12 tahun," kata kelompok Ruch.
Mereka mengatakan bahwa, hingga saat ini, hanya ada sedikit data yang bagus tentang bunuh diri di kalangan praremaja.
Untuk membantu mengatasi hal itu, kelompok Ohio tersebut melihat data dari tahun 2001 hingga 2022 dari basis data daring federal utama yang mencantumkan penyebab dasar kematian anak praremaja di AS.
Secara keseluruhan, 2.241 anak praremaja diketahui telah meninggal karena bunuh diri selama lebih dari dua dekade yang tercakup dalam basis data tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK







