Kenali Sleep Training Pada Bayi, Ini 5 Metode Tidur Anak Yang Bisa Diterapkan

AKURAT.CO Sleep training adalah upaya untuk mengajarkan bayi untuk tidur sendiri dengan nyenyak tanpa bantuan orang tua atau pengasuh.
Sleep training dapat dimulai pada usia 4 hingga 6 bulan, dan hasilnya adalah bayi dan orang tua dapat tidur dengan baik setiap malam.
Jika sleep training bayi berhasil, ada banyak manfaat yang bisa didapat, baik untuk bayi maupun orang tua.
Manfaat yang paling penting adalah bayi akan belajar tidur secara mandiri, tidur lebih cepat, lebih pulas, dan bahkan bisa belajar menenangkan diri sendiri saat terbangun.
Baca Juga: 5 Posisi Menyusui Cegah Bayi Tersedak, Calon Ibu Perlu Tahu!
Ada banyak metode untuk mengajarkan sleep training pada bayi. Berikut ini adalah penjelasan dari beberapa metodenya:
- Cry it out atau membiarkan bayi menangis
Metode cry it out itu dilakukan dengan mengajak bayi untuk melakukan hal-hal tertentu sebelum tidur, seperti berpelukan, membacakan buku cerita, menyanyikan lagu, atau memberikan ciuman selamat malam. Kemudian, Anda kemudian meninggalkan bayi tertidur sendirian.
Jika Anak terbangun dan menangis, ibu harus membiarkan anaknya menangis sendiri dan tidak menggendongnya atau melakukan apa pun untuk menenangkannya.
Metode ini dimaksudkan untuk membantu bayi belajar menenangkan diri dan kembali tidur. Namun, perlu diingat bahwa bunda harus memastikan bahwa bayi sudah kenyang, popoknya sudah kering, dan tidak sakit saat menggunakan metode ini.
Metode ini mengklaim bahwa teknik ini dapat membantu bayi tidur sendiri lebih cepat. Namun, salah satu tantangan yang sering dihadapi oleh orang tua adalah kekhawatiran bahwa bayi akan mengalami trauma karena dibiarkan menangis.
- Metode Ferber
Bila metode cry it out tidak nyaman atau tidak berhasil, Bunda bisa mencoba metode Ferber, yang melatih tidur bayi secara bertahap. Metode ini tetap akan membiarkan bayi menangis saat terbangun, tetapi tidak begitu sering.
Saat menggunakan metode ini, orang tua tetap melakukan tindakan yang sama sebelum tidur, lalu meninggalkan bayi tidur.
Namun, untuk beberapa malam pertama, orang tua akan kembali setiap kali bayi menangis, menepuk-nepuknya, dan memastikan bayi tidur kembali sebelum meninggalkannya.
- The Chair
Untuk memulai sleep training bayi dengan metode the chair, Bunda masih perlu melakukan rutinitas malam sebelum tidur dengan Si Kecil setelah itu, Bunda harus meletakkannya di tempat tidurnya sehingga dia mengantuk tetapi masih terjaga.
Sesuai dengan nama metodenya, Bunda duduk di kursi di samping tempat tidur Si Kecil. Jika Si Kecil menangis, tepuk-tepuk punggunggunya dan katakan sesuatu yang menenangkan kepadanya tanpa mengangkatnya.
Setiap malam, pindahkan kursi dari tempat tidur bayi secara bertahap sampai bayi akhirnya bisa tertidur sendiri dan menenangkan diri sendiri tanpa kehadiran Bunda. Tujuan dari metode the chair pada dasarnya adalah untuk memberi bayi waktu untuk menenangkan diri.
- Metode Fading
Metode fading, yang bertujuan untuk membantu bayi membiasakan diri dengan waktu tidur dan bangun yang konsisten setiap hari, adalah salah satu metode pelatihan tidur bayi yang patut dicoba.
Sebagai contoh, Bunda biasanya menidurkan Si Kecil pada pukul 8:00 malam, tetapi dia baru benar-benar terlelap sekitar pukul 8:30 malam. Jika Bunda ingin dia tidur tepat pada pukul 8:00 malam, ia harus mulai menidurkannya sekitar lima belas menit lebih awal.
Metode ini sering digunakan bersamaan dengan teknik lain untuk melatih tidur bayi agar Si Kecil tidur dengan nyenyak dan jarang terbangun.
- Gentle sleep training
Metode sleep training yang lembut dapat menjadi pilihan yang baik jika Bunda tidak tahan mendengar tangisan Si Kecil. Metode ini memungkinkan Bunda untuk langsung menenangkan Si Kecil saat ia terbangun dan menangis dengan menggendongnya.
Namun, kunci dari metode pembelajaran sleep training yang lembut adalah Bunda tidak boleh menenangkan Si Kecil terlalu lama dan harus segera mengembalikannya ke tempat tidur setelah ia tenang. Metode ini mungkin membutuhkan waktu yang singkat hingga Si Kecil berhasil tidur dengan nyenyak sendiri.
Tips Menerapkan Sleep Training Bayi
Untuk memastikan bahwa sleep training berjalan dengan baik, penting bagi Bunda untuk tetap konsisten dan sabar saat menggunakan metode tersebut.
Berikut ini adalah beberapa hal yang bisa Bunda lakukan selama pelatihan tidur bayi:
Pastikan bayi tidur jauh dari orang tuanya. Bayi harus tidur di tempat tidur yang berbeda untuk belajar menenangkan diri, jadi tidak perlu membedakannya. Setiap malam, usahakan untuk tidur pada jam yang sama setiap malam.
Lihat tanda-tanda bayi lelah dan ingin tidur, seperti menguap, rewel, atau mengucek mata. Bayi belajar mengenali waktu tidur dengan membawanya ke tempat tidur saat sudah mengantuk.
Pastikan tempat tidur bayi bersih dan rapi, dan redupkan lampu di kamar untuk membuat bayi tidur dengan aman dan nyaman.
Jika bayi terbangun di malam hari dan mulai mengoceh, rewel, atau menangis, lebih baik bagi Bunda untuk memberinya waktu untuk menenangkan diri daripada buru-buru mengangkatnya dan menggendongnya.
Jika si kecil belum mengantuk, beri tahu dia bahwa dia harus tidur.
Selama minggu pertama, perhatikan reaksi si kecil jika Bunda baru saja memulai teknik pelatihan tidur bayi. Jika metode Anda tidak berhasil, beri jeda satu minggu sebelum mencoba yang baru.
Saat menggunakan metode mana pun untuk sleep training, meskipun terkadang berat dan emosi meningkat, pastikan bahwa ini untuk si kecil dan lakukannya secara konsisten.
Namun, jika setelah menerapkan metode sleep training selama 2 minggu, si kecil tetap tidak bisa tidur sendiri, terus-menerus rewel, atau malah terjaga sepanjang malam, yang akhirnya malah membuat Bunda kewalahan, sebaiknya konsultasikan kepada dokter.
Si kecil mungkin memiliki kondisi tertentu yang membuatnya susah tidur di malam hari, misalnya sleep apnea, kolik atau asam lambung.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







