Viral Bayi 5 Bulan Hamil Diduga Mengidap Fetus In Fetu, Kondisi Apa Itu? Berikut Penjelasan Dan Penyebabnya

AKURAT.CO- Viral di media sosial mengenai seorang bayi laki-laki yang disebut sedang hamil di Pesisir Selatan, Sumatera Barat.
Bayi tersebut berusia lima bulan dan dalam video yang beredar di TikTok, diklaim bahwa bayi tersebut mengandung janin kembarannya.
Fenomena ini memunculkan perbincangan tentang kondisi yang disebut fetus in fetu.
Awalnya, orang tua bayi AA melaporkan bahwa perut anak mereka mulai membesar ketika ia berusia satu bulan.
Mereka memutuskan untuk membawa anak mereka ke rumah sakit untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut.
Kemudian, diduga bayi tersebut mengalami fetus in fetu, yaitu kondisi langka di mana terbentuk massa jaringan yang menyerupai janin di dalam tubuh kembarannya.
Fetus in fetu diklasifikasikan sebagai hidup secara teknis, meskipun hanya dalam arti bahwa jaringannya belum hancur. Dalam hal ini, kehidupan dalam "janin di dalam janin" mirip dengan tumor.
Pada kasus fetus in fetu, janin yang ada di dalam tubuh kembarannya bisa hidup dengan mendapatkan suplai darah dari tubuh kembarannya.
Namun, semua kasus fetus in fetu menunjukkan adanya kelainan kritis, seperti kelainan pada fungsi otak, jantung, paru-paru, saluran pencernaan, atau saluran kemih.
Apa Itu Fetus In Fetu?
Fetus in fetu adalah kondisi langka di mana seorang individu mengembangkan janin yang terperangkap di dalam tubuhnya sendiri.
Janin tersebut memiliki organ dan jaringan yang sedikit berkembang secara mandiri, tetapi secara keseluruhan tetap tergantung pada tuan rumahnya.
Kondisi ini sangat jarang terjadi, dengan kisaran insiden sekitar 1 dari 500.000 kelahiran.
Fetus in fetu adalah kondisi langka di mana seorang fetus (janin) terbentuk di dalam tubuh saudara kandungnya yang sedang hamil.
Karena kondisi ini sangat jarang, gejalanya mungkin sulit untuk dipastikan.
Gejala Fetus In Fetu
Sementara itu, fetus in fetu dapat terjadi akibat perkembangan embrio yang tidak normal selama kehamilan kembar monokorionik-diamniotik.
Hal ini adalah kondisi di mana dua janin identik berbagi satu plasenta tetapi memiliki kantung ketuban yang terpisah.
Dalam kondisi normal, setelah pembuahan terjadi, sel telur yang dibuahi akan membelah menjadi dua, tetapi pada fetus in fetu, pembelahan tersebut tidak terjadi. Akibatnya, satu janin tumbuh dalam tubuh kembarannya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK





