Cotton Ink dan SISSAE Hadirkan Konsep Mom and Me di JFW 20230.2

AKURAT.CO, Di hari ketiga gelaran JFW 2023 di Pondok Indah Mall III tepatnya pada tanggal 26 Oktober 2022, Fashionlink kembali mempersembahkan show bertajuk 'Playground of Dreams', dari Sissae dan COTTON INK.
Menggandeng jenama Sissae dan COTTONINK, kali ini menghadirkan koleksi yang dapat dikenakan pula oleh si kecil selaras dengan penampilan ibunya atau berkonsep Mom and Me.
Sissae Indonesia, yang dikenal dengan qibao atau cheongsam modern-nya yang berkualitas ntinggi, akan menghadirkan dua lini terbarunya di panggung ini, yaitu Sissae Chic yang menyasar wanita muda dan Sissae Kids yang diperuntukkan untuk anak-anak.
Mengusung tema Into the Bloom, koleksi kedua lini ini mengeksplorasi warna-warna natural, seperti lilac, kuning, dan putih yang dipadukan dengan warna jingga dan merah muda.
Uniknya, Sissae warna-warna tersebut dipilih karena terinspirasi dari anak sang Co-Founder Sissae, Dora Willy.
“Ini persiapannya mepet banget, mulai dari model dan pakaian-pakaiannya,” ujar Dora. pada Konferensi Pers Jakarta Fashion Week 2023 di Pondok Indah Mall 3, Jakarta Selatan, dikutip Kamis (27/10/2022).
Sissae menjanjikan koleksi romantis yang chic untuk JFW 2023, mulai dari dress sampai casual knitwear.
Perlu diketahui bahwa yang menjadi ciri khas dari knit sissae itu perpaduan benang dan pattern. Benangnya juga terbuat dari katun. Kemudian koleksi-koleksinya tidak hanya berwarna pastel dan tapi juga berpattern bunga-bunga yang feminin dan girly,” tambah Dora.
Sementara itu, jenama lokal COTTONINK, yang merupakan salah satu pionir dalam lanskap mode nasional dengan usianya yang sudah memasuki 14 tahun, mengusung konsep serupa dengan tema Mom and Me.
Dikenal dengan desain kasualnya, COTTONINK menghadirkan serangkaian looks yang merupakan gabungan koleksi reguler COTTONINK dan COTTONINK MINI.
Untuk koleksi kali ini, COTTON INKA menampilkan looks yang harmonis antara ibu dan anak dengan tema Mom and me. “COTTON INK sebenarnya konsepnya casual, bisa dipakai sehari-hari dan untuk Indonesian women. Namun, enggak casual-casual banget dan enggak heboh-heboh banget sih,” ujar Founder COTTON INK, Ria Sarwono pada kesempatan yang sama.
Signature style COTTONINK yang berfokus pada casual with a twist, ditampilkan melalui ncutting yang unik, visual motif dan pattern yang menarik, serta siluet yang bervariasi dan cocok untuk semua tipe tubuh.
Pakaian berbahan katun, knitwear, dan busana-busana yang ber-pattern mewarnai koleksi kali ini. Pattern yang dimunculkan di setiap koleksi berbeda-beda. Ada 12 looks yang diperagakan 12 pasang model ibu dan anak.
“Pastinya, pakaiannya bikin yang nyaman dan juga bisa dipakai di Jakarta yang beriklim tropis, begitu juga di kawasan lain Indonesia,” kata Ria.
Tidak perlu menunggu lama, pengunjung Jakarta Fashion Week
2023 kini dapat langsung membeli koleksi terkini desainer kesayangan di Fashionlink pop-up store di Atrium lantai 2 PIM 3 dan beberapa koleksi bisa diakses di Lazada dengan sistem See Now Buy Now langsung setelah menonton show-nya.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 2Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 3Jubir KPK: Kepala Kantor BPN Mojokerto adalah Istri dari Dirjen Kementerian ATR/BPN Lampri
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Prediksi Italia vs Belgia 26 September 2026: Skor, H2H, Starting XI, dan Semua Prediksi
- 6Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 7Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 8Seharusnya Denny Indrayana Paham Penjelasan Jokowi Soal Ijazah Gibran, Kecuali Ada Dorongan Politik
- 9Menag Pimpin Salat Jenazah, Rano Karno Sampaikan Pesan Keluarga untuk Guruh Soekarnoputra
- 10Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla




