Sakit Kepala hingga Mual, Kenali Ciri-ciri Anak Kecanduan Medsos

AKURAT.CO, Sebagai orangtua tentu tidak ingin anaknya terkena dampak negatif akibat kecandunan bermain gadget dan aktif di media sosial. Oleh karena itu ada hal-hal yang perlu dilakukan orangtua agar anak mereka tak mendapatkan efek buruk dari gadget. Misalnya mulai sering perhatian dengan anak-anaknya, bermain bersama, dan bahkan dengan mengetahui ciri-ciri anak yang sudah kecanduan media sosial.
Konsultan dan Pemerhati Anak dari Rumah Amalia Ciledug, Muhammad Agus Syafii, mengatakan, jika anak mempunyai gerak-gerik yang tidak biasa pada umumnya saat berada di rumah ataupun lingkungan bermainnya, orangtua harus segera mengambil tindakan, misalnya dengan mengajaknya berbicara. Maka, sebelum itu terjadi orangtua diminta untuk megetahui beberapa ciri-ciri anak yang sudah mulai kecanduan dengan gadget ataupun media sosial
"Mereka mudah emosional, jadi agak sensitif. Misalnya, kita bisa lihat itu di percakapan pada teman sebayanya di media sosial, ada kata kasar atau tidak, ngomongnya sesutau yang vulgar atau tidak. Bahkan, konten pornografipun juga bisa tersebar mudah di media sosial," katanya saat ditemui AkuratParenting di acara Media Gathering Rumah Amalia di SKyworld Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur, Minggu, (25/8).
Kemudian, menurut Agus ciri-ciri lainnya anak-anak mulai mudah sakit dan mengeluh sakit kepala setiap saat bahkan mereka merasa perutnya mual.
"Ada sebuah penelitian di Inggirs, yang pernah mengatakan anak-anak yang sudah kecanduan itu bisa sampai sakit kepala, mual dan akhirnya mendapat asupan yang tidak bagus seperti junk food. Akibatnya, mereka bisa terkena penyakit kompilkasi," jelasnya.
Lebih lanjut, Agus bilang ciri-ciri yang ketiga yaitu para orangtua diminta untuk lebih peka terhadap anak mereka saat berada di luar. Mulai dari kegiatan aktivitasnya, hingga berkomunikasi dengan orang lain.
"Mereka mudah berkeringat dingin saat berbicara dengan orang lain, mudah gugup karena mereka sudah biasa mengasingkan diri ya karena sudah terbiasa sendiri main gadget. Hal lainnya, yaitu mereka tidak suka kegiatan aktivitas motorik. Ketika disuruh lari, mereka nggak mau ya karena sudah asik main gadget," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini





