Akurat Logo

Guru Menunjukkan Empati untuk Mendapatkan Pemahaman Utuh tentang Peserta Didik Berikan Rating dalam PMM

Sultan Tanjung | 27 Desember 2024, 08:05 WIB
Guru Menunjukkan Empati untuk Mendapatkan Pemahaman Utuh tentang Peserta Didik Berikan Rating dalam PMM

AKURAT.CO Empati adalah kemampuan untuk memahami dan merasakan apa yang dirasakan orang lain.

Dalam dunia pendidikan, empati menjadi keterampilan penting yang harus dimiliki oleh guru.

Platform Merdeka Mengajar (PMM) menekankan empati sebagai bagian utama dari pengelolaan kinerja guru, khususnya dalam memahami peserta didik secara menyeluruh.

Artikel ini akan membahas bagaimana guru dapat menunjukkan empati, indikator empati dalam PMM, serta manfaat empati dalam proses pembelajaran.

Baca Juga: Apa 3 Tantangan Paling Sulit yang Akan Anda Hadapi dalam Melakukan Perubahan Tersebut sebagai Guru? Kunci Jawaban PMM

Menunjukkan Empati dalam Pengajaran

Empati dalam pengajaran berarti guru mampu memahami perasaan, kebutuhan, dan perspektif peserta didik.

Beberapa cara guru dapat menunjukkan empati meliputi:

  1. Mendengarkan dengan Penuh Perhatian
    Guru memberikan perhatian penuh saat peserta didik berbicara, menegaskan bahwa pendapat mereka dihargai dan dipahami.

  2. Mengajukan Pertanyaan Lanjutan
    Guru mengajukan pertanyaan tambahan untuk mendalami pemahaman tentang kebutuhan dan perasaan peserta didik.

  3. Menunjukkan Pengertian
    Guru berusaha memahami sudut pandang peserta didik, meskipun berbeda dengan pandangan mereka sendiri.

Baca Juga: Apa Dukungan yang Anda Butuhkan untuk Melakukan Upaya Tindak Lanjut tentang Kesepakatan Kelas? Simak 5 Jawaban PMM Berikut

Indikator Empati dalam PMM

Platform Merdeka Mengajar menggunakan indikator tertentu untuk menilai tingkat empati guru.

Indikator ini meliputi perilaku yang dianjurkan dan perilaku yang harus dihindari:

Perilaku yang Dianjurkan:

  • Memberikan perhatian penuh saat peserta didik berbicara.
  • Mengajukan pertanyaan lanjutan untuk mendalami pemahaman.
  • Menunjukkan pengertian terhadap perspektif peserta didik.

Perilaku yang Dihindari:

  • Mengabaikan pendapat atau perasaan peserta didik.
  • Memberikan penilaian negatif terhadap pendapat peserta didik.
  • Tidak memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk menyampaikan pendapat.

Pentingnya Empati dalam Pembelajaran

Empati memainkan peran vital dalam menciptakan pengalaman belajar yang positif.

Berikut adalah manfaatnya:

  1. Meningkatkan Keterlibatan Peserta Didik
    Peserta didik yang merasa dihargai dan dipahami akan lebih aktif dalam proses pembelajaran.

  2. Membangun Hubungan yang Kuat
    Empati membantu membangun hubungan positif antara guru dan peserta didik, meningkatkan rasa saling percaya dan komunikasi.

  3. Mendukung Kesejahteraan Emosional
    Guru yang menunjukkan empati dapat membantu peserta didik mengatasi stres dan menciptakan lingkungan belajar yang nyaman.

Kesimpulan

Menunjukkan empati adalah keterampilan esensial yang harus dimiliki oleh setiap guru.

Dalam Platform Merdeka Mengajar, empati dinilai melalui indikator perilaku tertentu, baik yang dianjurkan maupun yang harus dihindari.

Dengan empati, guru dapat meningkatkan keterlibatan peserta didik, membangun hubungan yang lebih baik, dan mendukung kesejahteraan emosional mereka.

Oleh karena itu, penting bagi guru untuk terus mengasah kemampuan ini guna menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik dan inklusif.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.